Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel jadikan Sirnas Lampung uji coba terakhir

Selasa, 5 Juli 2016 16:22 WIB
Image Print
"Kami tentunya mendukung tim Sulsel untuk tampil di Sirnas Lampung...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim bulu tangkis Sulawesi Selatan menjadikan sirkuit nasional (Sirnas) Lampung sebagai ajang uji coba terakhir sebelum tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulawesi Selatan, Nukhrawi Nawir di Makassar, Selasa, mengatakan pihaknya sudah merekomendasikan keinginan atau rencana tim bulu tangkis Sulsel untuk melaksanakan uji coba itu demi menjaga persaingan saat PON 2016.

"Kami tentunya mendukung tim Sulsel untuk tampil di Sirnas Lampung. Apalagi kejuaraan ini memang begitu penting guna melihat kemampuan seluruh atlet sebelum berlaga pada ajang sesungguhnya," kata dia.

Sebelum berlaga di Sirnas Lampung 2016, kata dia, tim Sulsel juga rencananya menggelar uji tanding bersama atet dari PB Exist Jakarta.

Ketua Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi, mengatakan pihaknya memang menginginkan sejumlah laga uji coba sebelum tampil di PON. Dirinya juga tidak ingin tim Sulsel terlalu banyak vakum atau tidak mengikuti pertandingan resmi.

Dalam beberapa bulan terakhir, tim bulu tangkis Sulsel memang hanya fokus untuk menjalankan program atau mengikuti TC Kampus yang dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel.

Untuk itu, apa yang telah dilakukan selama ini sudah seharusnya dilihat melalui pertandingan langsung. Ini untuk memantau apa-apa saja yang dinilai masih kurang dan harus segera diperbaiki sebelum turun di PON 2016.

"Kita tidak ingin terlalu lama vakum tanpa mengikuti pertandingan resmi. Makanya dua ajang kedepan masing-masing meladeni tantangan PB Exist Jakarta dan tampil di Sirnas Lampung," ujarnya.

Sebelumnya, Pelatih Bulu tangkis Sulsel Jauw Joe, mengaku siap meladeni tantangan uji coba oleh PB Exist Jakarta demi meningkatkan kualitasnya sebelum tampil di PON 2016.

Keputusan itu dikarenakan kebutuhan tim untuk kembali mengasah pergerakan dan kecepatan para atlet setelah sebelunya fokus menghadapi TC Kampus di Kota Daeng.

"Bentuk pertandinganya memang hanya laga biasa dan bukan sebagai turnamen. Namun hal ini tentunya positif sebagai ajang pemanasan sebelum tampil diajang sesungguhnya yakni PON 2016," sebutnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026