
Bupati-Dandim Gowa canangkan bakti manunggal KB

"Laju pertumbuhan penduduk di Gowa termasuk tinggi, saat ini tercatat sekitar 745 ribu...
Gowa (ANTARA Sulsel) - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Willy Brodus mencanangkan program bakti manunggal TNI-KB kesehatan tingkat Kabupaten Gowa.
"Laju pertumbuhan penduduk di Gowa termasuk tinggi, saat ini tercatat sekitar 745 ribu. Sehingga program KB menjadi suatu keharusan. Laju pertumbuhan harus ditekan," ujar Adnan Purichta di Gowa, Jumat.
Dia mengatakan, bakti sosial ini merupakan momentum lintas sektor antara Kodim 1409 Gowa, Badan Keluarga Berencana serta Dinas Kesehatan Gowa yang dilaksanakan setiap tahun.
Tema yang diangkat tahun ini Wujudkan Keterpaduan Pelaksanaan Program KB Kesehatan tahun 2016 dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah.
Adnan menyebutkan, laju pertumbuhan penduduk ini semakin ditopang dengan program pendidikan gratis yang berlangsung di Gowa tanpa melupakan kualitas dari pendidikannya.
"Sejak hadirnya pendidikan gratis penduduk Gowa terus bertambah, sekitar 24 ribu. Banyak penduduk luar Gowa masuk ke daerah ini untuk bisa mendapatkan layanan pendidikan ini," tambahnya.
Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Wiily Brodus dalam sambutannya juga menjelaskan keterlibatan TNI dalam bakti sosial ini, apalagi hal ini sejalan dengan program di Mabes TNI.
"Kependudukan merupakan permasalahan strategis.Masalah kependudukan akan berpengaruh dengan tingkat kriminalitas, kemiskinan, pendidikan yang rendah. Kondisi ini berkontribusi negatif dalam upaya pertahanan keamanan negara kita," jelas Willy.
Bakti sosial ini berupa penyuluhan dan pemasangan alat kontrasepsi gratis bagi masyarakat. Dilaksanakan di 18 kecamatan di Gowa dan berkelanjutan setiap tahun.
Kesempatan ini Adnan juga menyerahkan secara simbolis bantuan pengadaan data elektronik untuk 18 kecamatan sebagai penunjang program KB.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
