
Penyaluran Kredit Pameran Capai Rp2 Miliar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Penyaluran kredit konsumsi PT Adira kepada warga Makassar selama penyelenggaraan pameran di Celebes Convention Centre (CCC) mencapai angka Rp2 miliar.
Pemilik CV Conceptor Adhiprakasa, penyelenggara pameran Makassar Fair, Steven, di Makassar, Senin, mengatakan, penyelenggaraan pameran besar pertamanya di Makassar cukup sukses.
Salah satu peserta pameran, PT Adira, lembaga keuangan yang melayani kredit konsumsi, melaporkan jumlah transaksinya hampir mencapai Rp2 miliar hingga hari terakhir penyelenggaraan pameran yang digelar sejak 28 Agustus hingga 6 September 2009.
"Padahal target internal perusahaan tersebut selama pameran hanya Rp1 miliar," jelasnya. Lembaga keuangan tersebut adalah satu dari 226 peserta yang ikut memeriahkan pameran produk dan jasa tersebut.
Peserta lain yang tercatat cukup sukses meraup untung selama pameran adalah butik-butik yang digelar lima artis nasional yaitu, Delia 'Ecoutez', Dea Imut, Vicky Nitinegoro, Kiki Amalia, dan Joe Richard.
Hasil penjualan produk pakaian jadi dan aksesoris yang digelar oleh kelima artis tersebut terbilang cukup lumayan dengan mencatat transaksi hingga puluhan juta rupiah.
Jumlah pengunjung setiap harinya mencapai sekitar 1000 orang dan lebih dari 3000 orang pada setiap akhir pekan dengan harga tiket Rp2000 per orang dinilai cukup memenuhi target transaksi selama pameran.
Menurutnya dengan jumlah pengunjung, ditambah jumlah transaksi dan nilai sewa stand, target awal pameran sebesar Rp20 miliar dinilai sudah cukup terpenuhi.
Meski demikian tidak semua peserta pameran merasa puas, salah satunya adalah perusahaan distribusi logam mulia penghemat bahan bakar, Broquet.
"Mungkin karena kurang promosi, pamerannya agak sepi, hasil transaksi kami kurang memuaskan," kata General Manager Broquet, Makassar, Chaidar Liem.
Pameran sepuluh hari tersebut diikuti oleh berbagai produsen dan distributor produk barang dan jasa mulai dari pakaian jadi, kendaraan bermotor, furniture, laptop, telepon genggam, buku hingga studio foto.
(T.PSO-100/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
