Senin, 23 Oktober 2017

Sulsel ikuti Jambore Asean di Trengganu

id jambore asean, trengganu, kwarda pramuka sulsel
Sulsel ikuti Jambore Asean di Trengganu
Jambore ASEAN ke-5 di Tengku Muhammad Ismail Scout Camp Kuala Nerus Trengganu, Malaysia, pada 15-20 September 2016 (FOTO/Iqbal S Suhaeb)
"Peserta dari seluruh Indonesia ada 653 orang dan 61 orang diantaranya dari Sulawesi Selatan...
Kuala Lumpur (ANTARA Sulsel) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan mengirimkan 61 anggota pramuka untuk mengikuti Jambore ASEAN ke-5 di Tengku Muhammad Ismail Scout Camp Kuala Nerus Trengganu, Malaysia, pada 15-20  September 2016.

"Peserta dari seluruh Indonesia ada 653 orang dan 61 orang diantaranya dari Sulawesi Selatan, ujar pengurus Kwarda Pramuka Sulsel yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Sulsel, Iqbal S Suhaeb ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Jumat.

Mereka yang dikirim terdiri peserta dan pelatih dari beberapa kabupaten dan  kota. Peserta putri dua regu dan putra empat regu.

Peserta Indonesia 653 anggota pramuka berasal dari Sulawesi Selatan (61 orang), Sumatera Utara (186 orang), Lampung (2 orang), Jawa Tengah (9 orang), Sako SIT Via Kwarnas (130 orang), Banten (2 orang), DI Yogyakarta (1 orang), Aceh (21 orang), Sako Sit via Kwarda Riau (55 orang), Sumatera Barat (180 orang) dan Tim Kwarnas (6 orang).    

Jambore ASEAN adalah pertemuan pramuka penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh ASEAN Scout Association for Regional Cooperation kerja sama dengan Persekutuan Pengakap Malaysia.

Kegiatan diikuti oleh organisasi Kepramukaan di setiap  negara kawasan ASEAN seperti, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Kamboja, dan lain-lain.

Kegiatan jambore pun dilaksanakan di tingkat dunia (world scout jamboree) seperti 2019 mendatang yang rencananya akan dilaksanakan di Amerika Serikat.

"Kwarda Sulsel nanti akan menampilkan beberapa cultural performance, pakaian adat, musik gendang dan sejumlah tari-tarian," ujar aktifis Muhammadiyah Sulsel tersebut.

Dia mengatakan sejumlah peserta saat ini sudah dibagi dalam sejumlah camp seperti sub camp Tenggol sebanyak 1420 orang, sub camp Perhentian 1416 orang, sub camp Gemia 575 orang, sub camp Duyong 1500 orang, sub camp Bidong 620 orang, sub camp Redang 1500 orang dan sub camp Kapas 1500 orang.

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga