Logo Header Antaranews Makassar

Disnakeswan Sulsel target kelahiran 20.000 ekor sapi

Sabtu, 1 Oktober 2016 20:45 WIB
Image Print
"Target 20 ribu kelahiran akan sapi ini melalui kawin suntik merupakan salah satu cara pengembangbiakan ternak ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan kelahiran anak sapi hasil asimiliasi atau kawin suntik di beberapa kabupaten hingga akhir 2016 mencapai 20 ribu ekor sapi.

"Target 20 ribu kelahiran akan sapi ini melalui kawin suntik merupakan salah satu cara pengembangbiakan ternak di sulsel untuk memenuhi kebutuhan konsumen termasuk bisa diekspor," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Azis di Makassar, Sulsel, Sabtu.

Menurut dia, panen sapi akan berjalan lancar sesuai harapan bila semua sudah dikondisikan dengan baik, sebab saat ini ratusan indukan sapi telah memasuki masa lahiran diperkirakan bulan ini.

Selain itu pihaknya berencana akan melaksanakan panen sapi tersebut secara simbolis yang dipusatkan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sekaligus menggelar pameran dan akan dihadiri Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Rencana pelaksanaan pada 17 Oktober nanti dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Sementara ini kami tengah melakukan persiapan-persiapannya," tutur Azis.

Saat ditanyakan mengapa memilih Kabupaten Bone, menurut dia, salah satu kabupaten yang dinilai paling berhasil dalam proses kawin suntik dan menghasilkan banyak anak sapi di Kabupaten Bone sehingga dipusatkan di sana.

Kendati proses kawin suntik dilakukan untuk mendongkrak populasi hewan utamanya permintaan daging, namun kawin normal juga banyak terjadi di sejumlah kabupaten dan tidak semua dilakukan kawin suntik.

"Kawin suntik ini merupakan bagian dari penyadaran masyarakat tentang beternak hewan bukan hanya cara koonvesional bisa dilakukan. Selain itu ada 20 kabupaten yang dijadikan lokasi kawin suntik di luar Makassar dan Kota lainnya," ujarnya.

Mengenai dengan populasi hewan ternak utamanya sapi di Sulsel, sebut dia, diketahui sampai saat ini mencapai 1,4 juta ekor yang tersebar di 24 kabupaten kota.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026