Universitas Brawijaya Malang juarai Pertamina Technopreneur Challenge

id universitas malang, pertamina technopreneur challenge

Mahasiswa dari Tim UMI memperlihatkan produk karyanya yaitu Ponaben yaitu penyaring emisi gas pembakaran kendaraan dengan adsorben daun trembesi pada ajang kompetisi Pertamina Technopreneur Challenge (PTC), di kampus UMI, Makassar, Rabu (28/12). (ANT

"Tim inovasi Universitas Brawijaya Malang berada diperingkat bertama disusul Universitas Negeri Padang...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Perwakilan Universitas Brawijaya Malang tampil sebagai juara pada ajang Pertamina Technopreneur Challenge (PTC) bersama Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Dekan FTI UMI, Ir Zakir Sabhara HW MT IPM ASEAN Eng di Makassar, menyatakan inovasi dari Universitas Brawijaya Malang sukses memukau para juri yang sengaja didatangkan untuk melihat karya dan inovasi terbaik dari para mahasiswa dan perseorangan di Indonesia.

"Tim inovasi Universitas Brawijaya Malang berada diperingkat bertama disusul Universitas Negeri Padang dan juara ketiga oleh Perseorangan dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan," katanya.

Sementara untuk tuan rumah Universitas Muslim Indonesia juga tidak ketinggalan dengan menggondol dua kategori masing-masing tampil sebagai juara presenter terfavorit dan juara bootr expo dalam ajang tersebut.

Selanjutnya untuk booth exo pada posisi kedua ditempati Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Poltek ATIM Makassar.

Para pemenang yang telah diumumkan ini akan diberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp75 juta sebagai uang pembinaan untuk setiap orang ataupun tim dalam mengembangkan hasil inovasinya.

"Ketiganya juga akan diberikan uang hadiah tambahan yakni Rp 10 juta untuk yang keluar sebagai juara satu, Rp7,5 juta untuk juara dua dan Rp5 juta untuk juara tiga,"ujar dia.

Sebelumnya telah diumumkan sebanyak 11 tim yang layak masuk babak terakhir untuk menentukan tiga tim dengan karya dan inovasi terbaik yang dilaksanakan di UMI Makassar, hari ini.

Adapun 11 tim yang berhasil meraih angka tertinggi yakni ; Tim STIMIK Widya Cipta Dharma Samarinda, Tim Poltek Manufaktur Bandung, Tim Universitas Brawijaya Malang, Tim Universitas Lampung, Tim Universitas Negeri Padang, Tim Universitas Negeri Makassar, Tim Univeristas Muslim Indonesia Makassar, Tim Maju Bersama Bantaeng, Tim Universitas Haluleo, Tim Poltek Gorontalo dan Tim Dari Kabupaten Wajo.

Seluruh peserta kemudian akan dipilih tiga yang terbaik dan ketiganya langsung akan dinilai oleh akademisi serta officer dari PT Pertamina.

Para juri yang dilibatkan utuk menilai seluruh karya peserta yakni Ir Setyawati S Yani ST MT PhDIPM (Akademisi UMI), Dr Eng Ir Ilham Bakri ST MSc IPM (Akademisi Unhas), Dr Ir H Dirgahayu A Lantara MT IPU (Akademisi UMI) serta Taufik Kurniawan dan Zulfiani Wahyuni Sakani dari PT Pertamina.

"Kami akan membantu mengembangkan hasil inovasi para pemenang. Selain tiga juara teratas, kami juga tetap akan merangkul para peserta lain untuk membantu dalam pengembangan karyanya kedepan," kata Vice President CSR & SMEPP Pertamina Region VII Sulawesi, Tengku Badasyah. 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar