UNM Gelar Olimpiade Sejarah se-Sulselbar

id Unm, olimpiade sejarah

Suasana pembukaan olimpiade sejarah se-Sulselbar di Ballroom Phinisi Ruang B Lt.2 UNM Makassar, Rabu (11/1). (FOTO/Dokumentasi)

"Alhamdulillah, pembukaan Olimpiade Sejarah se-Sulselbar hari ini berjalan dengan lancar dan sukses,"katanya.
Makassar (Antara Sulsel) - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Olimpiade Sejarah se-Sulselbar dengan tema "Membumikan Sejarah" di Ballroom Phinisi Ruang B Lt.2 Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Ketua Panitia Olimpiade Sejarah 2017, Hairul Ihsan di Makassar, berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar pelakanaan ajang menjadi langkah awal untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang jauh lebih besar lagi kedepannya.

"Alhamdulillah, pembukaan Olimpiade Sejarah se-Sulselbar hari ini berjalan dengan lancar dan sukses,"katanya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Pembantu Dekan I FIS UNM Dr Firman Umar, M.Hum. Acara pembukaan Olimpiade ini dimeriahkan dengan penampilan sebuah tarian tradisional khas etnis Bugis-Makassar yakni Tari Pa`duppa.

Pada acara pembukaan dihadiri sejumlah undangan seperti Irwansyah Putra (Ketua HMJ Pendidikan Sejarah FIS UNM) Muh Wildan Rafzanjaningrat AY (Sekjen IKAHIMSI), dan Dr Patahuddin, MPd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM.

"Saya berharap juga kepada kawan-kawan panitia agar senantiasa bekerja secara maksimal dan tetap semangat menjalankan amanahnya hingga berakhirnya kegiatan Olimpiade ini,"ujarnya.

Setelah acara pembukaan Olimpiade Sejarah ini, langsung dilanjutkan dengan beberapa perlombaan, diantaranya : LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah), Cerdas Cermat, dan Debat.

"Terlaksananya kegiatan ini tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan penuh dari kawan-kawan di Kepanitiaan Olimpiade Sejarah ini dan juga donatur dari beberapa instansi baik itu dari pemerintah maupun swasta,"jelasnya.

Sebelumnya, UNM telah menggelar workshop guna meransang motivasi para mahasiswa KKN Internasional agar lebih memaksimalkan peluang belajar di luar negeri untuk membangun bangsa kedepan.

Rektor UNM, Prof Husain Syam, pihaknya melalui BAAK menghadirkan Kepala UPT KKN Universitas Hasanuddin Dr Hasrullah untuk membawakan materi mengenai "Dari Kampus Menuju Dunia: KKN Internasional Membangun Bangsa " pada Workshop KKN-PPL Internasional dan Workshop International Class Program.

Ia menjelaskan, perkembangan KKN-PPL Terpadu yang selama ini berjalan belum sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Program KKN-PPL, kata dia, merupakan mata kuliah yang memadukan antara kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) sehingga mendapat dua nili dalam satu waktu.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar