Sulsel Kenalkan Pantai Bira Melalui Lomba Lari

Pewarta : id disbudpar sulsel, bira, lomba lari

Devo Khaddafi (Dokumentasi)

Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan menghadirkan cara unik dalam memperkenalkan Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba, melalui ajang lomba lari yang dilaksanakan pada tahun ini.

Kepala Bagian Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan Devo Khadafi di Makassar, Minggu mengatakan, lomba lari ini merupakan kelanjutan dari program "Sport Tourism South Sulawesi Series" yang sebelumnya dilakukan di Rammang-Rammang Kabupaten Maros dan Tanah Toraja, Malino, Kabupaten Gowa, Sulsel pada 2016.

"Untuk tahun ini yang sudah pasti kita laksanakan di Pantai Bira. Kami akan fokus memperkenalkan segala destinasi yang bisa dinikmati di lokasi wisata tersebut," katanya.

Keputusan memilih Pantai Bira sebagai salah satu lokasi pelaksanaan "Sport Tourism South Sulawesi Series" tahun ini karena memang memiliki keindahan dan panorama alam yang menakjubkan. Apalagi Bira juga sudah dimasukkan sebagai Kawasan Wisata Terpadu.

Ia menjelaskan, Bira dari hal sarana dan prasarana juga sudah cukup memadai. Tersedianya hotel yang sudah mulai banyak, infrastruktur jalan sudah cukup bagus. Apalagi direncanakan akan ada bandara di kawasan ini untuk mengkoneksikan wisatawan dari kawasan lain seperti Lombok.

Secara alami kawasan tersebut, kata dia, memiliki potensi daya tarik wisata yang sangat besar. Kawasan ini memiliki pantai pasir putih, pantai yang bertebing, dan desa pembuat perahu phinisi yang cukup dikenal dunia.

"Itupun yang menjadi alasan memutuskan melaksanakannya di Pantai Bira. Kita juga berharap dukungan seluruh pihak agar kegiatan ini dapat berjalan maksimal,"sebutnya.

Sementara untuk pelaksanaan "Malino Run 11K" pada 20 November 2016 yang juga seri terakhir tahun lalu, juga telah berlangsung sukses. Sebanyak kurang lebih 500 peserta yang berasal dari berbaga daerah di Sulsel termasuk dari pelari Balikpapan hadir dalam ajang tersebut.

Keputusan memilih Malino sebagai lokasi pelaksanaan, menurut dia, juga karena berhubungan dengan agenda 2017 untuk mengembangkan kawasan wisata itu untuk menjadi obyek destinasi internasional.

Hal itu juga berdasarkan intruksi atau harapan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang ingin menjadikan Malino sebagai kota bunga yang memiliki obyek wisata yang menarik dan berbagai variasi hiburan yang bisa menjadi pilihan para wisatawan domestik hingga internasional.

"Untuk 2017 ini, ajang "Sport Tourism South Sulawesi Series" kembali kita rencana laksanakan dibeberapa daerah. Namun sejauh ini baru Pantai Bira yang dipastikan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan,"sebutnya.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar