Wali Kota Hadiri Bedah Buku Kajati Sulsel

id walikota makassar, bedah buku, kajati sulsel

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kanan) pada bedah buku berjudul Reformasi Kejaksaan Dalam Sistem Hukum Nasional karya Kajati Sulsel Jan Samuel Maringka (kiri) di ruang rapat senat, Unhas, Rabu (15/3). (FOTO/Dokumentasi)

"Buku ini menginspirasi Korps Adhiyaksa untuk mewujudkan kejaksaan yang semakin profesional...
Makassar (Antara Sulsel) - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menghadiri bedah buku karya Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jan Samuel Maringka berjudul Reformasi Kejaksaan Dalam Sistem Hukum Nasional di ruang rapat senat, Universitas Hasanuddin (Unhas).

"Buku ini menginspirasi Korps Adhiyaksa untuk mewujudkan kejaksaan yang semakin profesional dan berintegritas. Memberikan gambaran jika upaya membangun Kejaksaan tidak terpisahkan dari kebijakan dan strategi pembangunan hukum nasional secara holistik," ujarnya di Makassar, Rabu.

Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan, kebijakan dan strategi pembangunan hukum nasional yang holistik bersentuhan dengan jaminan konstitusional.

Bukan cuma itu, juga terkait penataan perundang-undangan, keterpaduan dengan aparatur penegak humum lain, serta ketersediaan sumber daya dan anggaran yang memadai dalam mendukung pelaksanaan tugas yang diamanatkan kepada institusi kejaksaan.

Sementara itu, Kajati Sulsel Jan Samuel Maringka menyampaikan harapan dengan terbitnya buku yang ditulisnya dapat menambah harapan generasi muda Adhyaksa.

Dia berharap, kejaksaan mendapatkan dukungan dalam konteks membangun kemandirian, bukan hanya secara kelembagaan juga dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

"Buku ini telah mendapatkan kajian secara konprehensif dan integral sehingga memberikan gambaran secara menyeluruh apa yang dibutuhkan oleh kejaksaan, mulai dari penguatan konstitusi, sinkronisasi di bidang regulasi serta dalam konteks pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM )," terangnya.

Kejaksaan sebagai salah satu pilar penegakan hukum harus didukung dengan pondasi kuat yang memungkinkannnya melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal, bebas dari berbagai intervensi yang dapat melemahkannya.

Gagasan pokok yang hendak disampaikan Jan S Maringka lewat bukunya, pembaruan Kejaksaan harus berjalan dalam sebuah grand desain yang bukan saja tanggung jawab jajaran Korps Adhyaksa melainkan seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat.

Bedah buku ini terselenggara atas kerjasama Pusat Kajian Kejaksaan Fakultas Hukum Unhas dengan Kejaksaan Tinggi Sulsel dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Kejaksaan Negeri se - Sulsel, dan civitas akademika Unhas.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar