Halmahera Barat Berupaya Tarik Wisatawan Melalui Sulut

id ternate, halmahera barat

Ilustrasi Wisatawan Mancanegara (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

"Wisatawan yang berkunjung ke Sulut mencapai sekitar 15 ribu orang per bulan...
Ternate (Antara Sulsel) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat, Maluku Utara akan berupaya menarik wisatawan yang datang ke Manado, Sulawesi Utara (Sulut) untuk melanjutkan perjalanan wisata ke Halmahera Barat.

"Wisatawan yang berkunjung ke Sulut mencapai sekitar 15 ribu orang per bulan dan dari jumlah itu sekitar 5 ribu wisatawan akan diupayakan melanjutkan perjalanan wisata ke Halmahera Barat," kata Bupati Halmahera Barat Danny Missy di Jalilolo, Jumat.

Pemprov Sulut sudah menyatakan kesiapannya untuk mengarahkan wisatawan yang berkunjung di daerah itu untuk melanjutkan perjalanan wisata ke Halmahera Barat, dengan catatan harus disediakan akses transportasi yang memadai antarkedua daerah.

Menurut Bupati Danny Missy Pemkab Halmahera Barat mulai 2017 ini membangun Bandara Kurapasai di wilayah Akediri, yang nantinya akan dimanfaatkan untuk akses transportasi udara dari Manado ke Halmahera Barat, termasuk ke kabupaten/kota lainnya di wilayah Malut.

Adanya transportasi udara itu diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Manado akan tertarik untuk melanjutkan perjalanan wisata ke Halmahera Barat, apalagi daerah ini memiliki potensi pariwisata yang cukup menarik.

"Potensi wisata di Halmahera Barat yang diyakini dapat menarik minat wisatawan, di antaranya wisata bahari berupa keindahan panorama bawah laut, wisata budaya dan wisata alam, di antaranya kawasan hutan yang dihuni berbagai burung indemik halmahera, seperti burung bidadari," katanya.

Upaya lainnya yang dilakukan Pemkab Halmahera Barat untuk menarik wisatawan ke daerah itu adalah menggelar kegiatan wisata, seperti Festival Kepulauan Rempah pada April 2017 dan Festival Teluk Jailolo pada Mei 2017, yang telah masuk kalender wisata nasional.

Bupati Danny Missy mengatakan, Pemkab Halmahera Barat kini terus membenahi berbagai infrastruktur pariwisata, seperti akomodasi yang akan dibangun dalam bentuk cottage di sepanjang Teluk Jailolo dengan desain rumah tradisional setempat sehingga dapat diharapkan akan lebih disukai para wisatawan.            
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar