
Maphan UNM Menggelar Training Terkait Bahaya HIV-AIDS

Makassar (Antara Sulsel) - Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA (Maphan) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Training Of Trainer (TOT) dengan tema "Optimalisasi Kualitas SDM dan Sinergitas Dalam Meningkatkan Kepedulian Terhadap Bahaya HIV/AIDS dan NAPZA" di Benteng Somba Opu Makassar, 7-9 April 2017.
"Diadakannya kegiatan Training Of Trainer ini, peserta dapat mengoptimalisasikan kualitas SDM dalam internal MAPHAN, sehingga dapat mengaktualisasikan kemasyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap HIV/AIDS dan NAPZA,"kata Ketua Panitia, Muh Syarif di Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program kerja dari bidang Pendidikan dan Pelatihan. Training Of Trainer ini (TOT) dikhususkan hanya untuk pengurus dan anggota UKM MAPHAN UNM yang masih berstatus sebagai mahasiswa aktif.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan anggota UKM MAPHAN UNM dalam melakukan penyuluhan baik di mahasiswa maupun masyarakat dan akan dilaksanakan pada tanggal 07-09 April 2017 mendatang bertempat di Benteng Somba Opu tepatnya di rumah adat Pinrang.
Adapun jumlah calon peserta Training Of Trainer (TOT) yang mengambil formulir sejak tanggal 15-17 Maret 2017 sebanyak 24 calon peserta.
Namun yang mampu ikut screaning yang dilakukan pada tanggal 28-30 Maret 2017 hanya berjumlah 16 calon peserta. Hal ini dikarenakan bertepatannya kegiatan akademik yang sulit ditinggalkan dari beberapa calon peserta dengan kegiatan ini.
Adapun Ketua Umum UKM MAPHAN UNM 2017, Zulkifli, mengharapkan kualitas SDM UKM MAPHAN UNM menjadi lebih baik dan mampu membawa perubahan yang baik buat lembaga dan masyarakat pada umumnya.
Sementara itu, Lembaga Penelitian Mahasiswa (LMP) Penalaran Universitas Negeri Makassar melaksanakan seminar proposalkan 18 penelitian hasil peserta Pelatihan Metodologi Penelitian PMP- XX di STIE AMKOP Makassar, 3-5 April 2017.
Ketua Umum LPM Penalaran UNM, Muhammad Alimka, mengatakan peserta yang mengikuti PMP XX LPM Penalaran UNM berjumlah 86 orang kemudian dibagi menjadi 18 kelompok penelitian.
"18 kelompok penelitian tersebut terbagi atas tiga skim penelitian yaitu penelitian skim sains, skim sosial, dan skim pendidikan," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
