Dana Desa Distrik Warsa Dorong Peningkatan Bumdes

Pewarta : id dana desa, bumdes, distrik warsa, biak numfor

Biak (Antara Sulsel) - Alokasi dana desa di wilayah Distrik Warsa pada tahun 2017 akan didorong meningkatkan jumlah badan usaha milik desa (Bumdes) untuk mengelola potensi ekonomi sumber daya alam yang dimiliki kampung setempat.

"Tahun lalu distrik Warsa telah merealiasikan pembentukan Bumdes Kampung Biawer, ya untuk 2017 kami berupaya menambah peningkatan jumlah badan usaha milik desa," kata Kepala Distrik Warsa Marthen Wompere dihubungi di Biak, Senin.

Ia mengatakan, potensi berbagai kampung di wilayah distrik Warsa sangat beragam, di antaranya memiliki potensi bidang pariwisata, tanaman hias, sektor perikanan, kehutanan dan pertanian serta bidang seni budaya daerah setempat.

Kadistrik Warsa Marthen Wompere mengakui, penggunaan dana desa tahun 2016 di wilayah distrik Warsa telah diraliasikan para kepala kampung dengan membangun insfrastruktur dasar warga setempat.

Di antara kebutuhan warga yang sudah dibiayai melalui dana desa, menurut Marthen, yakni penyediaan sarana air bersih, perumahan, pembangunan fisik balai kepala kampong, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta bidang kesehatan, pendidikan dan bidang sosial ekonomi warga.

"Tahun 2016 alokasi dana desa di wilayah distrik Warsa sudah dimanfaatkan kepala kampung untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan warga," ungkap kepala distrik Warsa Marthen.

Untuk besaran alokasi dana desa tahun 2016, menurut Marthen, mencapai sebesar Rp500 juta per kampung.

Marthen mengakui, dukungan dana desa yang disediakan pemerintah memberikan dampak langsung kepada warga kampung dalam menjawab berbagai kebutuhan insfrastruktur dasar.

Sebelumnya, Kepala Kampung Anggraidi Biak Nehemia Ronsumbre mengakui, penyediana alokasi dana desa dari pemerintah pusat memberikan dampak positif untuk berbagai program pembangunan sarana prasarana insfrastruktur dasar warga kampung.

"Tahun 2016 alokasi dana desa dimanfaatkan membangun rumah layak huni warga, memeprbaiki jamban keluarga serta pemenuhan sarana air bersih, pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan ekonomi warga kampung," demikian Nehemia.

Berdasarkan data pada 2017 Kabupaten Biak Numfor mendapat alokasi dana desa sebesar Rp190 miliar dengan besaran mencapai Rp720 juta setiap kampung/desa. 
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar