Penerapan "e-Government" Terkendala Anggaran Dan SDM

id e-goverment, diskominfo sulsel, andi hasdullah

Suasana sosialisasi e-Government Pemprov Sulawesi Selatan, di Makassar, Kamis (4/5). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)

Makassar (Antara Sulsel) - Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Hasdullah mengatakan, penerapan e-Government masih terkendala anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Salah satu permasalahan kita adalah penyediaan infrastruktur jaringan, ini sementara kita benahi, tetapi ini tentu saja terkait dengan anggaran, bagaimana agar tersedia jaringan yang cukup sehingga tidak ada kesulitan mengakses aplikasi layanan," jelas Andi Hasdullah yang ditemui di sela kegiatan Sosialisasi e-Government, di Makassar, Kamis.

Kendala lain, kata dia, adalah masalah keterbatasan SDM. Menurut dia, SDM yang paham teknologi informasi, apalagi sampai tingkat programer masih sangat minim.

"Untuk mengatasi masalah ini, kita lebih banyak mencari tenaga ahli dari luar sambil kita memberikan training kepada SDM kita," jelasnya.

Pihaknya juga menggandeng Telkom untuk penyediaan infrastruktur jaringan, termasuk pendampingan SDM.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini di Sulsel sudah terdapat 47 aplikasi yang sudah dilaksanakan.

"Hampir semua SKPD sudah menggunakan aplikasi layanan dan layanannya cukup lancar, dan keluhan publik tidak ada, bahkan kita diapresiasi," kata dia.

Ia mencontohkan bagaimana Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) telah berjalan dengan cukup baik.

Meski demikian, kata dia, pada pengembangannya nanti, berbagai aplikasi ini tidak lagi dikembangkan secara parsial tapi disatupadukan dalam bentuk yang terintegrasi.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar