Capaian Pajak Triwulan I Sulselbatra Rp2,5 Triliun

id Pajak, djp sulselbartra

Makassar (Antara Sulsel) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan Barat dan Tenggara (Sulselbatra) membukukan penerimaan pajak triwulan I Rp2,5 triliun, dari total target Rp14,717 triliun pada 2017.

"Kami berharap penerimaan pajak dapat memenuhi target, mengingat penerimaan pada triwulan pertama ini cukup signifikan," sebut Kepala Kanwil DJP Sulselbatra, Eka Sila Kusna Jaya, kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

Menurutnya program Pengampunan Pajak yang berakhir pada 30 Maret lalu sangat membantu dalam pengumpulan pajak sebanyak Rp1,2 trilun lebih.

Jumlah tersebut berasal dari total wajib pajak sebanyak 30.309 orang selama tiga priode pelaksanaan Tax Amnesty.

Sedangkan untuk batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), kepatuhan wajib pajak tercatat sebesar 72,6 persen atau sebanyak 493 ribu orang, dari total wajib pajak sebanyak 680 ribu orang.

Ia menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Provinsi karena dukungannya pada kegiatan pajak mulai dari Tax Amnesty, penyerahan SPT, Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi.

"Bila dilihat potensi pajak di Sulsel cukup tinggi, tentunya menjadi kewajiban kita semua memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk taat pajak demi untuk pembangunan negara kita," katanya.

Kendati target penerimaan pajak melampaui program pengampunan pajak, namun masih banyak wajib pajak tidak memenuhi kewajibannya, sehingga diperlukan bantuan semua pihak menyadarkan mereka, katanyat.

Mengenai dengan upaya peningkatan penerimaan pajak, kata Eka, pihaknya terus berupaya memperluas basis data yang belum digarap. Salah satunya, memetakan sektor apa saja yang memiliki kontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sulsel.

Meskipun masih ada sektor yang belum memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel, lanjutnya,sektor tersebut akan tetap digenjot guna mendongkrak penerimaan pajak di Sulselbartra.

Pihaknya mengimbau seluruh Kepala Kantor Pajak (KPP) memetakan mana yang menjadi kekuatan, potensi pendapatan dan tantangan masing-masing wilayah kerja.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar