Logo Header Antaranews Makassar

PSM Libur Panjang Seusai Dikalahkan Semen Padang

Jumat, 9 Juni 2017 20:53 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - Tim pelatih memberikan libur panjang bagi para pemain usai dikalahkan Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pada 8 Juni 2017.

Media Officer PSM, A Widya Syadzwina di Makassar, Jumat, mengatakan tim "Juku Eja" mulai libur hari ini (Jumat) dan baru akan kembali menjalani latihan seperti biasa pada 13 Juni 2017.

"Jadi setelah laga menghadapi Semen Padang, tim pelatih memutuskan meliburkan pemain selama tiga hari dan baru akan kembali berlatih pada 13 Juni 2017. Ini tentunya untuk mengembalikan stamina pemain," katanya.

Dengan waktu libur yang cukup panjang maka tentu diharapkan membuat pemain lebih bugar. Stamina dan motivasi pemain juga diharapkan lebih meningkat khususnya saat menghadapi Pusamania Borneo FC di Makassar pada 19 Juni 2017.

Keputusan memberikan libur yang lebih panjang dari biasanya itu memang tidak lepas dari jadwal padat yang telah dilakoni PSM Makassar sebelumnya.

Sebelum menghadapi Semen Padang, tim kebanggan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan itu telah menjalani sederet pertandingan sulit masing-masing menghadapi Persegres Gresik United, (28/5/2017) yang berakhir seri 1-1. Selanjutnya, menjamu Persipura Jayapura (3/6/2017) yang berakhir 5-1 untuk kemenangan PSM.

Sementara itu, PSM dipastikan kembali diperkuat bek asingnya yakni Stteven Paulle setelah menjalani masa hukuman tidak bermain menghadapi Semen Padang akibat akumulasi kartu kuning.

Kehadiran pemain asal Prancis itu diharapkan semakin memperkokoh barisan pertahanan PSM yang sebelumnya cukup mudah ditembus para penyerang Semen Padang dengan lahirnya dua gol kemenangan tim tersebut.

Pihaknya juga berharap PSM sudah bisa memainkan striker tajamnya Titus Bonai yang juga tidak absen memperkuat PSM lawan Semen Padang karena mengalami cedera kaki yang didapatnya ketika menghadapai Persipura Jayapura di Stadio Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar beberapa waktu yang lalu.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026