Gubernur Pastikan "Underpass" Berfungsi 18 Juni

id gubernur sulsel, underpass, simpang lima, bandara sultan hasanuddin

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (empat kiri) meninjau "Underpass" Simpang Lima Bandara Mandai-Makassar, Senin (12/6). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)

"Perkembangan pembangunannya kita lihat sudah di atas 80 persen, tinggal pembersihan dan `finishing` ornamen...
Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo memastikan "Underpass" Simpang Lima Bandara Mandai-Makassar dapat difungsikan pada 18 Juni mendatang.

"Perkembangan pembangunannya kita lihat sudah di atas 80 persen, tinggal pembersihan dan `finishing` ornamen-ornamennya, tapi secara substansi, target kita agar dapat digunakan pertama kali pada 18 Juni mendatang dapat terpenuhi," kata Syahrul usai meninjau pembangunan proyek "Underpass" Simpang Lima Bandara Mandai-Makassar, Senin.

Pihaknya optimistis hadirnya "Underpass" Simpang Lima Mandai-Makassar ini menjadi solusi mengatasi kemacetan pada arus mudik sebelum lebaran nanti.

"Underpass" ini juga menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan masyarakat yang selama sekitar lima tahun terus terkendala penyumbatan arus kendaraan pada titik tersebut.

"18 Juni nanti, titik kemacetan ini akan mulai terurai," katanya.

Hadirnya "underpass" yang pertama di kawasan timur Indonesia ini, menurut Syahrul, juga menjadi penanda kemajuan pembangunan Sulsel.

"Ke depan pembangunan terowongan seperti `underpass` ini menjadi bagian dari membangun solusi dari masalah pembangunan di permukaan," tuturnya.

Gubernur juga menyarankan proses penyelesaian yang lebih detail termasuk ornamen dinding terowongan menunjukkan budaya Bugis, Makassar dan Toraja.

Ia juga berharap tiang pancang jalan dapat diperlihatkan kepada masyarakat agar masyarakat dapat melihat sulitnya pengerjaan dan kokohnya jalan ini.

"Jadi tinggal bagaimana mempercantik, substansi pembangunannya sudah tercapai," katanya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar