Inggris Dorong Kerja Sama Pendidikan Dengan Sulsel

id Dubes inggris,moazzam malik, gubernur sulsel

Inggris Dorong Kerja Sama Pendidikan Dengan Sulsel

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (kanan) berbincang dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik (kiri) saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Jabatan Gubernur, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/6) (ANTARA

Makassar (Antara Sulsel) - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mendorong terjalinnya kerja sama khususnya di bidang pendidikan antara Pemerintah Inggris dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Sulsel punya peran yang penting untuk masa depan Indonesia, jika Indonesia ingin maju, maka Sulsel harus menjalankan perannya, dan salah satu sektor yang sangat penting untuk mendukung hal itu adalah pendidikan," kata Moazzam usai bertemu dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat.

Menurut Moazzam, sumber daya alam yang kaya tidak akan berarti jika pengelolaannya tidak didukung dengan
sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Salah satu aspek penting peningkatan kualitas SDM, menurut dia, adalah penguasaan bahasa Inggris yang menjadi bahasa pergaulan resmi internasional.

"Kami berdiskusi bagaimana agar salah satu lembaga internasional dapat bekerja sama meningkatkan kemampuan bahasa Inggris agar anak Sulsel dapat meningkatkan kapasitasnya dalam berbahasa Inggris," jelasnya.
Cambridge English Language Assessment, lanjutnya, juga akan melakukan pendampingan bagi peserta didik asal daerah ini yang lolos bersekolah di Inggris.

Selain kerja sama pendidikan, pihaknya, juga mendorong kerja sama di bidang infrastruktur. Meski tidak ada perusahaan Inggris yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur besar di Sulsel, namun, lanjutnya, Sulsel dapat memanfaatkan insinyur dan desainer dari Inggris.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan kedua belah pihak.

"Kita akan segera `follow up`. Kita akan buat `desk` khusus untuk menangani kerja sama ini," tuturnya.
Syahrul khususnya tertarik agar nantinya universitas-universitas di Inggris seperti Cambridge dan Oxford bisa menjadi tempat untuk training tingkat tinggi bagi para pejabat di 24 kabupaten/kota.

"Pembicaraan fokus ke sana. Akan ada pembicaraan teknis. Terutama untuk `training high level` untuk pejabat 24 kabupaten kota di Sulsel," katanya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar