Jumat, 20 Oktober 2017

Petahana Wali Kota Uji Kelayakan Di Golkar

id walikota makassar, moh ramdhan pomanto, partai golkar
Petahana Wali Kota Uji Kelayakan Di Golkar
Petahana Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kanan) saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bakabl calon Walikota Makassar di Partai Golkar Sulsel, Makassar (FOTO/Humas Pemkot Makassar)
Makassar (Antara Sulsel) - Petahana Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menegaskan dirinya akan kembali maju pada pemilihan kepala daerah serentak 2018, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Partai Golkar.

"Ini adalah mekanismenya dan setiap bakal calon yang ingin mendapatkan rekomendasi dari partai politik harus bisa meyakinkan partai agar bisa mendapatkan rekomendasi itu," ujar Danny--sapaan akrab Ramdhan Pomanto di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

Pada uji kelayakan dan kepatutan itu, Danny didampingi istrinya Indira Jusuf Ismail yang duduk di sampingnya saat memaparkan rencana melanjutkan program kerjanya di periode pertama ini.

Ia mengatakan, dirinya baru bisa menyempatkan diri untuk mengikuti serangkaian mekanisme penjaringan melalui "fit and proper tes" setelah ada waktu lowong dalam menjalankan tugas pemerintahan sebagai wali kota Makassar.

"Pembicaraan kami tidaklah mengarah pada politik transaksional, tetapi lebih kepada hal-hal bagaimana membangun negeri ini, khususnya Makassar ke depan. Membangun negeri ini perlu konsistensi dan komitmen kuat bagi keberpihakan terhadap masyarakat," katanya.

Danny juga membeberkan bahwa meskipun Golkar tidak mendukung dirinya saat terpilih pada pemilihan wali kota Makassar sebelumnya. Namun dalam proses pemerintahan berjalan, partai ini memilih bersama dan aktif mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinannya.

Sebelumnya, "fit and proper test" dilakukan di hadapan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Sulawesi Selatan Kadir Halid, Wakil Ketua Penjaringan Arfandi Idris, Sekretaris Irwan Muin dan anggota Subhan Mappatunru.

Dalam rangkaian "fit and proper test" itu, salah satu poin penting adalah meminta komitmen para bakal calon untuk mendukung cagub dan cawagub yang diusung Partai Golkar pada Pilkada Sulsel 2018, yakni pasangan Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

"Semua kandidat calon kepala daerah harus ikut menangkan pasangan NH-Aziz usungan Golkar pada Pilgub Sulsel 2018 mendatang," tegas Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD Golkar Sulsel, Risman Pasigai.

Beberapa kandidat di pilkada Makassar 2018 yang mendaftar dan melakukan "fit and propert test" di Partai Golkar, diantaranya Ketua DPD II Partai Golkar Farouk M Betta, anggota DPRD Makassar Rahman Pina dan anggota DPRD Makassar Nurman.

Kemudian, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI atau Deng Ical, juru bicara Wapres Jusuf Kalla Husain Abdullah, dan Ketua DPD Nasdem Makassar Rachmatika Dewi.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga