Sabtu, 21 Oktober 2017

Presiden Jokowi Direncanakan Buka PBI Di Palu

id jokowi, pwkn budaya inonesia, palu
Presiden Jokowi Direncanakan Buka PBI Di Palu
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)
Palu (Antara Sulsel) - Presiden Joko Widodo direncanakan akan membuka Pekan Budaya Indonesia (PBI) tahun 2017 pada September mendatang di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi, Rabu, mengemukakan Pihaknya sedang berupaya mengkomunikasikan kehadiran Presiden Jokowi membuka PBI yang direncanakan digelar pada tanggal 22-27 September 2017.

"Saat ini sedang di kondisikan atau di upayakan rencana kehadiran Presiden Joko Widodo pada Pekan Budaya Indonesia," ungkap Ansyar Setiadi.

Ansyar mengatakan pelaksanaan Pekan Budaya Indonesia yang dihadiri oleh seluruh perwakilan daerah dan tamu undangan dari beberapa negara dirangkaikan dengan Festival Palu Nomoni.

Festival Palu Nomoni, jelas dia, merupakan media kampanye budaya dan wisata yang merupakan bagian rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Kota Palu.

"Pelaksanaan Festival Pesona Palu Nomoni dan Pekan Budaya Indonesia dalam rangka peringatan hari jadi Kota Palu," jelas Ansyar.

Ia menguraikan persiapan terus dimatangkan untuk pelaksanaan PBI yang melibatkan Kemendikbud serta melibatkan alumni Lemhanas termasuk unit kerja presiden. Hal itu untuk pancasila yang nantinya menjadi topik dialog nasional revitalisasi budaya bangsa dalam rangka kesatuan NKRI.

Sebelumnya Direktur Warisan dan Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Nadjamuddin Ramli menyatakan di Palu, Kamis, pemerintah lewat Kemendikbud telah menetapkan pelaksanaan PBI di Kota Palu pada bulan September 2017.

"Iya, pemerintah telah menyetujui permohonan Pemkot palu dan PBI dipastikan akan dilaksanakan di Kota Palu pada September 2017," ungkap Nadjamuddin Ramli.

Nadjamuddin mengatakan PBI di Kota Palu akan diikuti oleh ratusan kabupaten dan kota serta puluhan provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan ribu masyarakat dan pemangku jabatan dan kepentingan dari luar Sulawesi Tengah.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga