168 ASN Gowa Terima Satya Lencana Karya

id gowa, asn, satya lencana karya

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (kiri) menyematkan Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun kepada Kepala Seksi Pindah Datang Penduduk Disdukcapil Kabupaten Gowa, Helmi Husain Affandi di Sungguminasa, Gowa, Selasa (15/8). (FOTO/Humas Gowa)

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Sebanyak 168 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menerima tanda kehormatan berupa Satya Lencana Karya 10, 20 dan 30 tahun.

"Satya Lencana Karya diberikan kepada para pegawai negeri sipil yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 dan 30 tahun," ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL di Gowa, Selasa.

Pada penganugerahan satya lencana karya bagi para PNS itu, diberikan setiap tahunnya pada momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI.

Pada penganugerahan Satya Lencana Karya itu, sebanyak 168 PNS di antaranya telah mengabdi selama 30 tahun sebanyak 45 orang, 20 tahun sebanyak 62 orang dan 10 tahun sebanyak 61orang.

Selain penyematan Satya lencana karya satya ini, Bupati Adnan juga melepas ASN yang memasuki masa purna bakti tahun 2017 sebanyak 243 orang, yang penyerahannya dilakukan secara simbolis kepada 20 orang Purna Bakti ASN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Chaerul Natsir melaporkan, Penerima satya lencana karya satya ini sebanyak 168 orang terdiri dari, satya lencana 30 tahun sebanyak 45 orang, 20 tahun sebanyak 62 orang dan 10 tahun sebanyak 61orang.

"Penghargaan ini diberikan kepada ASN atas darma baktinya yang telah bekerja atau mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdian kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan pemerintah sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap aparatur sipil lainnya," terangnya.

Adnan dalam sambutannya mengatakan, Penerima satya lencana ini merupakan penganugrahan yang diberikan oleh pemerintah sebagai wujud penghargaan atas pengabdian ASN yang loyal tanpa cacat dan cela dalam menunaikan kewajiban dan pengabdiannya tanpa putus sebagai pamong praja.

"Ini sebagai wujud pembinaan bagi aparatur sipil negara guna memupuk, mendorong, dan meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai abdi negara dalam kedinasan maupun abdi masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat," jelasnya.

Sementara bagi para ASN yang memasuki masa purna bakti, yang telah menjadi pionir dijamannya, orang nomor satu di Gowa ini berharap para pensiun memiliki tujuan hidup baru dan tetap harus berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

"Masa pensiun jangan sampai menjadi penghalang bagi kita untuk melanjutkan kiprah dan pengabdian di bidang lain, melainkan harus terus memberikan konstribusi dan sumbangsinya baik berupa tenaga, fikiran, saran maupun kritikan yang bersifat membangun dalam penyelenggaraan roda pemerintahan," harapnya di hadapan para pensiun.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar