Pertamina Luncurkan SPBU `Pasti Prima` Di Makassar

Pewarta : id pertamina, mor vii sulawesi, spbu pasti prima

GM Pertamina MOR VII Sulawesi Joko Pitoyo dan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto Disela-sela peluncuran SPBU "pasti prima" di Makassar, Rabu (16/8). (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)

Makassar (Antara Sulsel) - PT Pertamina wilayah MOR VII Sulawesi meluncurkan generasi baru SPBU `pasti prima` 74.90236 berlokasi di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

"SPBU Pasti Prima di jalan Bawakaraeng ini merupakan SPBU Pasti Prima pertama yang diluncurkan di luar Pulau Jawa," kata General Manager PT Pertamina MOR VII Joko Pitoyo di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan SPBU ini adalah level lanjutan dari konsep SPBU "Pasti Pas" yang sebelumnya telah sukses mengubah wajah SPBU Pertamina secara fundamental, baik secara kualitas, takaran dan layanan menjadi lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen.

"Sebagai Market lendir bisnis fuel retail di Indonesia, Pertamina berkomitmen tinggi untuk meningkatkan manfaat yang disarankan oleh pihak utamanya yakni konsumen setia," katanya.

Menurut dia, SPBU "Pasti Prima" ini memiliki tampilan yang lebih `fresh` dengan logo baru yang mengkomunikasikan layanan melebihi SPBU "Pasti Pas" dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip fundamental yaitu jaminan pelayanan, kualitas dan kuantitas.

"Perjalanan SPBU berjalan cepat dan terus melakukan pembenahan demi pembenahan, mulai dari SPBU Pasti Pas kemudian meningkat menjadi SPBU Pasti Prima," katanya.

Peluncuran SPBU "Pasti Prima" dibarengi dengan promosi "Pasti Prima Challenge" khusus hari kemerdekan berlangsung selama 17-23 Agustus 2017 khusus di SPBU milik H Sukardi di Jalan Bawakaraeng, Makassar.

Sementara itu Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto menyampaikan apresiasi atas layanan yang makin prima diberika SPBU dalam mendukung Kota Makassar menjadi "Kota Dunia".

"SPBU yang memberikan layanan prima tentu disukai konsumen, dan imbal baliknya tentu akan menguntungkan produsen atau pengelola SPBU juga," katanya.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar