Makassar-Georgia Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kota

id moh ramdhan pomanto, wali kota makassar, jajaki kerja sama dengan georgia

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (dok Antara Sulsel)

Makassar memang selalu menjadi magnet bagi siapa saja yang datang ke sini dan beberapa perwakilan negara-negara undangan langsung tertarik berinvestasi, salah satunya Georgia
Makassar (Antara Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar dengan perwakilan pemerintah Georgia menjajaki kerja sama pengembangan kota diberbagai bidang.

"Makassar memang selalu menjadi magnet bagi siapa saja yang datang ke sini dan beberapa perwakilan negara-negara undangan langsung tertarik berinvestasi, salah satunya Georgia," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kamis.

Ia mengatakan, keinginan perwakilan dari pemerintah Georgia untuk bekerjasama dalam berbagai bidang itu tidak lepas setelah melihat potensi Kota Makassar.

Duta Besar Georgia, Mr Zurab Alekside yang datang langsung untuk menghadiri undangan pembukaan Makassar International Eight Festival and Forum (F8) itu takjub melihat keramahan warga dan juga potensi lainnya.

"Ini kunjungan pertama saya di Makassar. Jadi saya ingin bekerja sama dengan Kota Makassar dalam bentuk jaringan atau pengembangan sistem-sistem yang lebih nyata. Baik itu dalam sistem pendidikan, sistem perdagangan dan sistem kepariwisataan," katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang mendengar langsung keinginan Dubes Georgia menyambut baik hal tersebut.

Keinginan dubes untuk menjadikan Kota Makassar dengan Georgia sebagai "Sister City Patutu" diapresiasi.

"Dia (Georgia) ingin menjadikan juga Kota Makassar seperti salah satu kota yang berada di negara Georgia yakni batumi," ucapnya.

Sebaliknya, pihak Georgia juga punya banyak destinasi wisata yang sangat direkomendasikan untuk wajib juga dikunjungi warga Makassar maupun Indonesia karena, hampir semua jenis destinasi wisata ada mulai dari wisata alam, wisata indoor, hingga wisata ekstrim.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar