Senin, 23 Oktober 2017

Makassar-Prancis Tandatangani MoU Di Atas Pinisi

id walikota makassar, duta besar prancis, phinisi
Makassar-Prancis Tandatangani MoU Di Atas Pinisi
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Poamnto (dua kanan) dan Dubes Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet menandatangani MoU di atas kapal Pinisi, Makassar, Minggu (10/9). (FOTO/Humas Pemkot Makassar)
Makassar (Antara Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet menandatangani nota kesepahaman (MoU) di atas kapal bersejarah Indonesia, Pinisi.

"Penandatanganan di atas kapal Pinisi juga adalah hal yang besar karena yang saya ketahui perjanjian Renville juga dilakukan di atas geladak kapal perang Amerika Serikat," ujar Ramdhan Pomanto di Makassar, Minggu.

Ia mengatakan penandatanganan MoU di atas kapal bersejarah orang Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia ini karena semata-mata ingin menghargai juga kebesaran dari bangsa Prancis.

Dalam sejarah, kata Ramdhan, penandatanganan yang pernah terjadi di atas kapal adalah perjanjian Renville yang dilakukan antara Indonesia dengan Belanda pada 17 Januari 1948 di atas geladak kapal perang Amerika Serikat sebagai tempat netral USS Renville.

"Kita tahu Prancis adalah negara besar. Kita tunjukkan juga kebesaran Makassar," ujar Danny -- sapaan Moh Ramdhan Pomanto.

Penjajakan kerja sama kedua belah pihak tentang teknologi pengembangan `smart city` dengan melibatkan perusahaan Engie Ineo yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Prancis yang bergerak di bidang rekayasa listrik, informasi dan sistem komunikasi.

Danny mengatakan selain Engie Ineo Perancis, pada momentum F8 ini pihaknya telah kerja sama di bidang `savety city` yang ditandai dengan penandatanganan MoU serta kerja sama `letter of intens` bersama Kota Kaohsiung tentang pengembangan pembangunan dan perdagangan.

"Saat ini masih ada beberapa negara yang melakukan penjajakan kerja sama dengan Makassar yaitu New Zealand di bidang energi terbarukan, Georgia di bidang pariwisata, dan Afganistan pada sektor perdagangan," ujar Kasubag Kerja Sama Antar Daerah dan Lembaga Bagian Ekonomi dan Kerja Sama Najiran Syamsuddin.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga