Wali Kota Bahas Penguasaan Fasum Bersama Kejaksaan

id moh ramdhan pomanto, wali kota makassar, rapat bersama kajari bahas penguasaan fasum

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (FOTO/makassarkota.go.id)

Jadi ada banyak desakan dari warga agar jalan-jalan di lorong-lorong itu diperbaiki. Tapi, bagaimana bisa kita perbaiki kalau lahan fasum itu belum tercatat sebagai aset pemerintah,"
Makassar (Antara Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto rapat bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Dicky Rachmat Raharjo membahas mengenai upaya hukum atas adanya oknum-oknum yang melakukan penguasaan terhadap lahan fasilitas umum (fasum).

"Jadi ada banyak desakan dari warga agar jalan-jalan di lorong-lorong itu diperbaiki. Tapi, bagaimana bisa kita perbaiki kalau lahan fasum itu belum tercatat sebagai aset pemerintah," ujar Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, banyaknya fasilitas umum yang masih dikuasai oleh para mafia tanah di Kota Makassar ini masih menjadi persoalan buatnya dan karenanya, dirinya meminta bantuan tersebut kepada Kejaksaan Negeri Makassar.

"Yang menjadi korban dari penguasaan fasum ini adalah masyarakat. Sebab, banyak jalan terbenkalai hanya karena penyerahan aset berupa fasum ke pemerintah tidak dilakukan," katanya.

Menurut wali kota, meski sudah cukup banyak desakan dari masyarakat untuk perbaikan jalan rusak. Namun, pemkot urung melakukan perbaikan di lapangan sebelum fasum-fasum bermasalah resmi tercatat sebagai aset Pemerintah Kota Makassar.

"Kalau dikerja sudah pasti menjadi temuan (pelanggaran hukum), makanya kita sangat prihatin jalan-jalan pemukiman masyarakat saat ini banyak rusak tidak ada perbaikan karena oknum yang mengusai fasum itu," ungkapnya.

Untuk itu, pemkot saat ini melakukan penguatan dengan pembentukan tim terpadu, di mana didalamnya terdiri dari instansi lintas sektoral, seperti SKPD Makassar, Bagian Pertanahan, Kepolisian, dan Kejaksaan.

Di tempat yang sama, Kepala Kejari Makassar, Dicky Rachmat Raharjo menegaskan akan mengerahkan kekuatan untuk membantu pemerintah kota Makassar dalam upaya kongkrit pengembalian aset.

"Maju saja, labrak semua mafia lahan itu, tidak perlu ragu, kami di belakang mendukung. Kita akan siapkan pengacara dan kita akan bentuk juga semacam tim internal," tandasnya.

Diketahui, sejumlah titik kerusakan jalan terjadi di sejumlah kecamatan, masyarakat setempat mengadu ke pemkot atas kerusakan jalan yang tidak kunjung dibenahi akibat ulah oknum yang mengkomersilkan fasum.    
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar