Jumat, 20 Oktober 2017

Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam Di Alor

id basarnas, kapal tenggelam, km kenangan indah, teluk mulut kumbang
Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam Di Alor
Ilustrasi-basarnas (ANTARA FOTO/jojon)
Kupang (Antara Sulsel) - Tim pencari dan penyelamat dari unsur Basarnas, Polri, TNI di Alor, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, melakukan pencarian terhadap satu korban hilang dalam peristiwa tengelamnya KM Kenangan Indah di Teluk Mulut Kumbang.

"Tim SAR gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Basarnas serta pemerintah di Alor sedang melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang dalam peristiwa itu," kata Kepala Kantor SAR (Search and Rescue) Kupang, I Nyoman Sidakara ketika dihubungi Antara di Kupang, Sabtu.

Nyoman mengatakan, pihak Basarnas sudah mengerahkan tim pencari bersama unsur terkait di wilayah itu untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap satu penumpang yang masih hilang akibat tengelamnya kapal penumpang KM Kenangan Indah di Alor, Kabupaten Alor, Sabtu.

"Peristiwa tengelamnya KM Kenangan Indah yang ditumpangi 20 orang itu kita terima Sabtu pukul 08.30 Wita. Tim kita sedang melakukan pencarian di tempat kejadian," tegas Nyoman.

Ia mengatakan laporan yang diterima Basarnas Kupang dari anggota Polres Alor menyebutkan KM Kenangan Indah tujuan Lewoleba, Kabupaten Lembata ditumpangi 20 orang terdiri dari 16 orang penumpang termasuk dua anak-anak serta empat anak buah kapal (ABK).

KM Kenangan Indah, kata dia, tenggelam setelah dihantam gelombang besar di Teluk Mulut Kumbang pada Sabtu sekitar pukul 01.30 Wita, hingga kapal yang penuh dengan muatan itu karam.

"Dalam peritiwa itu satu korban masih hilang," kata Nyoman.

Korban yang hilang dan sedang dalam pencarian tim SAR gabungan di Kabupaten Alor itu bernama Hasanudin Basir.

Ia menegaskan tim SAR gabungan sedang melakukan upaya pencarian terhadap korban hilang sepanjang pesisir pantai sekitar Pulau Alor termasuk di sekitar lokasi kejadian.

Untuk diketahui KM Kenangan Indah yang dinakhodai Abdul Rasid tengelam di Teluk Mulut Kupang, Kabupaten Alor, Sabtu (23/9) pukul 01.30 Wita.

Kapal yang yang ditumpangi 20 orang itu penuh dengan muatan berupa beras, minyak tanah, bensin serta berbagai barang dagangan lainnya karam setelah dihantam gelombang besar, menyebabkan salah satu penumpang bernama Hasanudin Basir hilang. 

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga