Senin, 23 Oktober 2017

48 Kampus Meriahkan Latihan Latgabnas Pramuka 2017

id latgabnas ix pramuka, gubernur sulsel
48 Kampus Meriahkan Latihan Latgabnas Pramuka 2017
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memberikan motivasi kepramukaan pada peserta Latihan Gabungan Nasional IX Pramuka Perguruan Tinggi se-Indonesia di Universitas Negeri Makassar, Senin malam (2/10). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antara Sulsel) - Sebanyak 48 perguruan tinggi hadir meriahkan latihan Latihan Gabungan Nasional (Latgabnas) IX Pramuka se-Indonesia di Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, 1-7 Oktober 2017.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan motivasi sekaligus meminta kader atau 127 anggota pramuka yang hadir untuk dapat mengeluarkan potensi terbaik yang mereka miliki.

"Keluarkan potensi yang terbaik yang kalian miliki. Kalian anak dari bangsa yang besar. Kita memiliki semuanya. Pulau yang banyak dan laut yang luas. Kalian anak bangsa yang hebat," kata SYL.

SYL selaku Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan juga berbagi pengalaman tentang kegiatan kepramukaan hingga manfaat yang didapatkan.

"Saya dua kali jadi bupati dan saya termasuk orang yang lima kali ikut pilkada dan tidak kalah. Kenapa? Karena saya kader pramuka," ujar gubernur Sulsel dua periode tersebut.

Selain itu menurutnya kader pramuka adalah orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan lengkap, yaitu kecerdasan intektual, emosional dan spiritual.

"Anak pramuka itu lengkap kecerdasannya. Kita juga terbiasa bersolidaritas, dari pengalaman yang ada kita diajarkan paripurna," sebut SYL.

Pada kesempatan itu SYL juga memberikan kesempatan kepada para anggota pramuka untuk bertanya. Pertanyaan yang ada cukup beragam, diantaranya bagaiamana hubungan antara pramuka, politik dan pendidikan.

Bagaimana budaya lokal dapat mengatasi persoalan kekinian. Serta, perbedaan pramuka di masa SYL aktif sebagai anggota dan saat ini.

"Begini, politik yang ada di pramuka adalah politik yang tidak terkontaminasi dengan cara-cara kotor, politiknya adalah politik kebersamaan dan kebangsaan tanpa mendzolimi," jawabnya.

Salah seorang panitia kegiatan, Revlin, mengatakan hadirnya SYL untuk memberikan inspirasi kepada mahasiswa se-Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri.

"Kami bangga, beliau menyempatkan hadir untuk acara seperti ini. Kesan yang saya dapatkan adalah beliau memiliki gaya kepemimpinan serta magnet yang kuat, mampu mengugah kami," sebutnya.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga