Ratusan Pengunjung Padati Fetival Musik Hutan

id gowa, festival musik hutan, desa bissoloro

Suasana festival musik hutan di kawasan objek wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu (7/10). (FOTO/Dokumentasi panitia fsetival musik hutan)

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Ratusan pengunjung dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan memadati kawasan hutan lindung di Desa Bissoloro, Bongaya, Kabupaten Gowa untuk menikmati Festival Musik Hutan.

"Jadi fFestival musik ini kita namakan `Musik Hutan` di mana kegiatan kita gelar dengan tujuan yang sama dari teman-teman untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada masyarakat dan menyalurkan hobi kita," ujar anggota panitia lapangan Festival Musik Hutan, Mabe, di Gowa, Sabtu.

Ia mengatakan Festival Musik Hutan yang dilaksanakan di kawasan hutan lindung dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut itu mampu memberikan alternatif hiburan kepada pengunjung.

Ia mengaku acara tersebut berhasil mendatangkan pengunjung dan memukau mereka yang umumnya masyarakat perkotaan.

"`Musik hutan` ini hanya sebuah tema dan kita memang kurang publikasi karena tujuan kita bukan `profit oriented`. Ini adalah tahun keempat kami dan semakin tahun pelaksanaan, semakin membeludak peserta dan pengunjungnya," katanya.

Mabe mengungkapkan awal dilaksanakannya Festival Musik Hutan mengambil lokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sedangkan pelaksanaan di daerah kawasan lindung selama dua tahun berturut-turut itu sedikit stagnan.

Pada tahun ketiga dan keempat, katanya, dengan mencoba mengeksplorasi potensi sumber daya alam hutan di Desa Bissoloro, Kecamatan Bongaya itu, jumlah pengunjung dan peserta mengalami peningkatan.

"Kalau ditanyakan kelebihan dan kekurangan antara yang di Maros dan di sini (Gowa, red.) tentu secara jujur kami akan menyebut bahwa Gowa adalah yang terbaik untuk dua lokasi pelaksanaan festival selama empat tahun ini," katanya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menghadiri festival musik hutan itu, memberikan apresiasi kepada panitia atas dilaksanakan kegiatan yang memang mengeksplorasi potensi wisata daerah setempat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami memberikan apresiasi kepada panitia yang mengadakan Festival Musik Hutan dan memilih salah satu desa di Gowa menjadi tempat pelaksanaannya. Seperti yang anda lihat semua, Gowa memiliki banyak potensi wisata dan alam yang bisa kita eksplore keluar," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar