Jumat, 20 Oktober 2017

Bekraf: Sulsel Istimewa Melalui Perkembangan Perfilman

id bekraf, film, sulsel
Makassar (Antara Sulsel) - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengakui Sulawesi Selatan memiliki keistimewaan dibandingkan daerah lain melalui perkembangan perfilman yang mulai menggeliat dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakatnya.

Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo di Makassar, Senin, mengatakan ada beberapa industri kreatif yang bisa dikembangkan di wilayah tersebut meski yang tengah naik daun saat ini yakni industri perfilman lokal yang tengah bergairah.

"Untuk kuliner cocok dimana saja karena punya makanan khas masing-masing. Namun yang istimewa di Makassar yakni perfilmnya cukup maju dibandingkan orang lain. Modal ini tentu harus terus dijaga dan dikembangkan kedepan," ujarya.

Ia menjelaskan, perfilman di Makassar berkembang lurus dengan respon masyarakat lokal yang ternyata begitu positif dengan karya sineas dari daerah sendiri.

Tentu ini harus terus dijaga dan harus lebih digali lagi ide-idenya agar masyarakat tetap memberikan tanggapan baik dan dapat menikmati setiap karya yang dihasilkan para sineas lokal di Makassar kedepan.

Dalam kegiatan "Bincang Ekrafpreneur" yang dilaksanakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan bekerjasama dengan Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tersebut, dirinya juga menyebut beberapa film yang ternyata mampu menjadi perbincangan seperti Uang Panai.

Film yang berdasarkan tradisi di masyarakat Sulawesi Selatan itu memang mendapatkan respon yang begitu besar. Bahkan berdasarkan informasi jika film tersebut ditonton hingga 500 ribu orang selama pemutarannya di berbagai bioskop.

"Film lokalnya tumbuh dan orang lokalnya juga mau menikmati dan itu menjadi modal. Apalagi Makassar itu merupakan salah satu bollywoodnya Indonesia," kata dia.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga