Cabang Atletik Pomnas Diikuti 268 Atlet

id Atletik, pomnas

Makassar (Antara Sulsel) - Sebanyak 268 atlet saling bersaing memperebutkan medali yang tersedia dari cabang atletik di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017.

Penanggung Jawab Cabang Atletik Pomnas, Daniel, di Makassar, Kamis, mengatakan ratusan atlet itu akan beradu di sejumlah nomor atau kategori pertandingan seperti lari 100 meter, 200 meter putra dan putri, 400 meter putra dan putri, 800 meter putra dan putri, lempar lembing hingga nomor tolak peluru.

"Untuk peserta sudah mulai berdatangan dan bahkan ada beberapa yang telah melakukan uji lapangan di Stadion Madya Sudiang Makassar,"katanya.

Ia menjelaskan, ratusan peserta itu berasal dari 34 provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara, Bali hingga Papua dan Papua Barat.

"Untuk cabang atlet memang lengkap diikuti seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah atlet yang begitu besar tentu akan membuat persaingan perebutan medali semakin ketat," ujarnya.

Saat ini, kata dia, sambil menunggu jadwal perlombaan, pihaknya terus memperbaiki dan melengkapi peralatan berbagai nomor atletik.

"Kita masih melakukan pembenahan lintasan dan sebagainya agar pertandingan nanti dapat berjalan lancar dan sukses," jelasnya.

Pelatih atletik Sulsel, Abdul Kadir mengatakan Sulsel diperkuat sebanyak 27 mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) di ajang tersebut.

"27 atlet yang kita turunkan seluruhnya berasal dari UNM. Penilaian atlet tentunya berdasarkan pencapaian mereka diberbagai kejuaraan lalu," katanya.

Adapun 27 atlet tersebut masing-masing Adam Anugrah, Andi Candra Irawan, Arbian Maulana, Asinda Aras, Asri Sugiana Krisna, Bastian, Fitri, Harnita, Hasruni, Hendra, Indriana Lestari Tiara, Maichael, Muhammad Asdar.

Selanjutnya Muh Lukman Jai, Noor Azram, Nur Fadillah, Rahmatia, Rasna, Rezkiaisa, Sandi, Sri Wahyuni, Surianto, Syamsuddin Massa, Wahyud, Juanda Wira Wardana, Riska Saputri dan terakhir yakni Ayatullah.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar