LAN Kaji Kebijakan Benahi Layanan Logistik Pelabuhan

id Lan, logistik pelabuhan

Makassar (Antara Sulsel) - Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI mengkaji kebijakan membenahi layanan logistik pelabuhan nasional dalam diskusi Penyusunan Policy Brief Penataan Pengelolaan Pelabuhan Menuju Peningkatan Daya Saing Logistik Maritim Nasional yang digelar di Makassar, Rabu.

"Kita ingin pelabuhan kita lebih efisien, kita ingin memberikan rekomendasi benahi pelabuhan kita agar bisa bersaing secara internasional," kata Widyaiswara Utama LAN RI Setiabudi Algamar yang ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Setiabudi mengatakan, saat ini indeks logistik Indonesia masih rendah. Dia berharap dengan menerapkan kebijakan yang tepat agar indeks dapat meningkat.

Hal ini, kata dia, dapat dilakukan diantaranya dengan menyederhanakan perizinan di pelabuhan baik proses maupun waktu yang dibutuhkan.

"Ini telah diinisiasi oleh Pelindo II yang sudah sangat terkomputerisasi," katanya.

Sementara, Inspektur Bappenas Ronny Dwi Susanto mengatakan, salah satu usulan yang mengemuka adalah model bisnis yang terintegrasi antara pelabuhan, komoditas dan kapal.

"Di pelabuhan ada banyak instansi yang terlibat, lalu komoditas harus kita pilih yang jadi unggulan di tiap wilayah dan jenis kapal apa yang digunakan," katanya.

Pemerintah juga harus jelas memainkan fungsi fasilitasi dan regulasi. "Jangan sampai justu mengganggu," katanya.

Rekomendasi dari kegiatan ini, kata dia, nantinya diseminarkan di lembaga tinggi negara dengan mengundang tiga menter.

"Selanjutnya akan ada satu lagi seminar, atau apakah rekomendasi ini akan disampaikan langsung ke presiden atau menteri," katanya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar