Direktur Yudhoyono Institute Serap Aspirasi KNPI Sulsel

id Agus harimurti yudhoyono, knpi sulsel, benteng rotterdam

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (tengah)didampingi Ketua KNPI Sulsel, Imran Eka Saputra (kelima kanan) pada Dialog Rakyat Generasi Muda di Benteng Rotterdam, Makassar, Jumat (27/10). (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

Makassar (Antara Sulsel) - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdialog sekaligus menyerap aspirasi pemuda dari kalangan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Selama ini saya memonitor dari Jakarta, karakter anak muda di Makassar adalah karakter pemberani. Berani keluar dari zona nyaman, berani mengubah status quo, termasuk berani menggagas perubahan ke arah yang lebih baik," kata AHY pada acara "Dialog Rakyat Generasi Muda" di Benteng Rotterdam, Makassar, Jumat.

Pada acara dialog yang bertema "Menatap Masa Depan Bangsa, Indonesia Seperti Apa Yang Kita Harapkan?", putra Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini banyak mendengarkan aspirasi dari kalangan perwakilan pengurus lembaga kepemudaan dan mahasiswa.

Melalui dialog yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Otober 2017, AHY menyatakan ingin secara langsung menyerap aspirasi dari anak muda tentang apapun yang menjadi isu, permasalahan maupun topik yang menjadi perhatian masyarakat saat ini.

"Generasi muda harus jadi generasi pembaharu, generasi pendobrak terhadap sesuatu yang belum baik. Energi itu harus dipelihara, jangan sampai salah arah, jangan sampai kemudian menjadi kontra produktif dari semangat awalnya," papar mantan perwira terbaik TNI AD itu.

Suami dari artis Anisa Pohan ini menegaskan bahwa pemuda adalah generasi yang idealis, tetapi juga harus tetap realistis terhadap situasi yang dihadapi di depan mata.

Mantan calon Gubernur DKI Jakarta ini kepada wartawan usai pertemuan itu mengemukakan, dirinya tidak banyak berbicara dan lebih banyak mendengar aspirasi yang menjadi kegelisahan atau kegalauan pemuda saat ini untuk menatap masa depan bangsanya.

"Tadi saya mendengarkan, banyak sekali masukan yang sangat baik, sangat konstruktif, di antaranya pemuda harus benar-benar menjadi penggerak, pelopor perubahan dan kemajuan," papar dia.

Ia menyebutkan pemuda harus bersatu padu walaupun diketahui akan banyak tantangan yang akan ditempuh di depan. Justru dengan persatuan di atas segala keberagaman yang dimiliki, akan menjadikan pemuda kuat dan mampu mengubah segala tantangan menjadi peluang.

"Dengan bersatunya anak-anak muda di seluruh nusantara, kita berharap Indonesia benar-benar bisa menjadi negara yang maju, negara yang kita dambakan, negara yang mensejahterakan seluruh rakyatnya. Itulah pesan dan semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober yang saya sampaikan hari ini," ucap Putra Sulung SBY itu.

Sementara Ketua KNPI Sulsel Cristopher Aviary usai pertemuan itu menuturkan, AHY lebih banyak mendengarkan sejumlah masukan dan gagasan tentang arah pembangunan bangsa dan kepemudaan saat ini. Selain itu, sejumlah perwakilan lembaga kepemudaan juga menyuarakan tentang arah perubahan-perubahan yang diinginkan bersama.

"Beliau mendegarkan aspirasi dan gagasan kami tentang bagaimana Indonesia akan semakin baik ke depan. Tidak hanya itu AHY juga menawarkan akan melakukan pertemuan kembali dengan KNPI untuk membahas langkah apa yang harus dilakukan pemuda dalam mengatasi dan memberikan solusi untuk bangsa ini," ujar Cristopher.

Pada Dialog Rakyat tersebut mengundang 15 perwakilan lembaga kepemudaan yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan di Makassar, terbagi tiga sesi dengan diawali pengantar diskusi yang disampaikan AHY.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar