Semarang Belajar Pengelolaan Pariwisata Di Kabupaten Gowa

id gowa, pemkab semarang, pengelolaan pariwisata

Asisten bidang Ekonomi Pembangunan Gowa Mappasomba (kiri) menyerahkan cinderamata kepada Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Pembangunan Heru Purwanto di Sungguminasa, Kamis (9/10). (FOTO/Humas Gowa)

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan untuk mempelajari serta membandingkan tata cara pengelolaan keuangan serta pariwisatanya.

"Kami sengaja datang ke Kabupaten Gowa ini karena memiliki banyak alasan yang salah satunya adalah kabupaten yang pengelolaan keuangannya terbaik di Indonesia serta pengelolaan pariwisatanya juga bagus," ujar ketua rombongan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Pembangunan Heru Purwanto di Sungguminasa, Kamis.

Ia menyampaikan, maksud dan tujuannya datang ke Kabupaten Gowa tidak lain karena adanya kesamaan di mana Kabupaten Semarang dan Kabupaten Gowa adalah sama-sama penyangga ibu kota provinsi.

Bukan cuma itu, Kabupaten Gowa yang memiliki banyak pilihan destinasi pariwisata menjadi magnet bagi dirinya bersama rombongan lainnya karena salah satu pendapatan daerah yang bisa diraup adalah dengan tingkat kunjungan wisatawan.

"Kabupaten Gowa merupakan daerah yang pengelolaan keuangan daerahnya sudah cukup baik, oleh karena itu kami datang ke Kabupaten Gowa ingin menimbah ilmu mengenai pengembangan pariwisata, pelayanan publik serta cara pengelolaan keuangan daerah," jelasnya.

Rombongan yang diterima langsung oleh Asisten bidang Ekonomi Pembangunan Mappasomba didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Sofyan Hamdi itu mengaku senang karena Kabupaten Gowa dipilih untuk studi komparasinya.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan selamat dan penghargaan serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rombongan dari Pemerintah Kabupate Semarang telah menjadikan Kabupaten Gowa sebagai daerah studi komperatif dan semoga dari studi ini mendapatkan manfaat bagi pemerintah daerah masing-masing dan dapat lebih ditingkatkan pada kegiatan lain dalam upaya memajukan pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dari masing-masing daerah," katanya.

Disebutkannya, Kabupaten Gowa merupakan bekas kerajaan besar yang memiliki wilayah yang sangat luas bahkan meliputi wilayah Filipina bagian selatan sampai di wilayah Aborigin Australia bagian utara.

Kabupaten Gowa juga merupakan tanah kelahiran dari dua Pahlawan Nasional yakni Ayam Jantan dari Timur Sultan Hasanuddin dan Tuanta Salama Syech Yusuf Al Makassari.

"Itulah sedikit sejarah tentang Kerajaan Gowa. Berkaitan dengan hal ini, selain Malino sebagai daerah pariwisata, Gowa juga merupakan daerah wisata budaya dan religi dengan adanya Museum Balla Lompoa dan Makam dari dua Pahlawan Nasional tersebut," jelasnya,

Terkait dengan pengelolaan keuangan, Kabupaten Gowa memiliki APBD yang cukup besar yakni Rp1,7 triliun dengan pendapatan asli daerah (PAD) Rp160 miliar.

Kabupaten Gowa juga mendapatkan apreseasi dari KPK tentang sistem keuangan desan (Siskeudes) serta penghargaan mendapatkan Opini WTP dari BPK RI selama enam kali berturut-turut.

"Pemerintah Kabupaten Gowa memiliki 5 program prioritas. pembangunan, yaitu bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pertanian dan bidang UMKM serta bidang Infrastuktur, kesemuanya itu memerlukan penyusunan SOP yang baik sebagai tatalaksana dan batasan pelayanan publik demi tercapainya semua indikator agenda prioritas tersebut," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar