Festival Pelajar Sulsel Diikuti Ribuan Siswa

id festival pelajar, disdik sulsel, irman yasin limpo

Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo (kiri) di sela acara festival pelajar Sulsel di Mal Phinisi Point, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/11). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)

Makassar (Antara Sulsel) - Festival Pelajar Sulawesi Selatan yang digelar 13-16 November di Mal Phinisi Point, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diikuti ribuan siswa.

"Kegiatan ini akan diikuti oleh 3.794 pelajar se-Sulsel. Para peserta terdiri dari pelajar SMA/MA 1.416 orang, SMK 1.178 orang, SMP/MTs 624 orang dan SD/MI 408," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo di Makassar, Senin.

Ajang ini, kata dia, juga akan melibatkan para peserta dari Sekolah Luar Biasa baik tingkat SD, SMP dan SMA.

"Total ada 168 orang siswa SLB yang akan ikut serta dalam kegiatan ini," ujarnya.

Ia mengatakan, festival ini akan diisi dengan beragam jenis lomba, salah satunya, lomba Kalam Jamaie.

Kalam Jamaie merupakan?choral speaking (paduan suara berbicara), akan tetapi menggunakan?bahasa Arab. Para peserta menyanyikan lagu sambil berbalas pantun dan diikuti oleh seluruh peserta sebagai suara latar dengan suara yang kuat dan lantang.

"Ini merupakan jenis lomba baru yang mengedepankan aspek bermain sambil belajar, dan akan ikut dikompetisikan dalam festival tersebut," tuturnya.

Selain Kalam Jamaie, beragam jenis lomba yang akan dipertandingkan antara lain, Story Telling, Vocal Group, Menyanyi Solo, Band Acoustic, Lomba, Baca Puisi, Tari Berpasangan, Mading 3 Dimensi.

Ada pula lomba Ceramah Agama, Pidato Bahasa Inggris, Karya Ilmiah Remaja, Futsal Competition, Basket Competition, Rangkaian Kegiatan Lomba, Lomba AutoCad, Restoran Service, Tata Boga, Fashion Show, Tata Rias, Menyanyi Solo Lagu Daerah, Merakit Komputer, Video Competition.

"Kami berharap festival ini dapat meningkatan jiwa solidaritas dan kepribadian di kalangan pelajar, baik di tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, dan mempererat tali persaudaraan yang menumbuhkan rasa nasionalisme, jati diri dan melestarikan nilai-nilai budaya," katanya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar