Gubernur: Festival Pelajar Ajang Mengukur Kemampuan Siswa

Pewarta : id gubernur sulsel, festival pelajar, syahrul yasin limpo

Seorang pelajar merapikan hasil karya kerajinan tangan yang dipamerkan pada Festival Pelajar 2017, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan Festival Pelajar se-provinsi ini menjadi ajang mengukur kemampuan siswa.

"Festival Pelajar ini untuk saling mengukur sejauh mana akselerasi yang siswa miliki, jangan sampai siswa berpikiran dirinya sudah hebat, tetapi ternyata belum ada apa-apanya," kata Syahrul yang ditemui usai pembukaan festival tersebut di Makassar, Selasa.

Syahrul mengatakan kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahmi juga menjadi ajang adu ilmu, dan kreasi bagi siswa-siswa tersebut.

"Saya kira ini perlu didorong agar besok anak-anak kita dapat bersaing secara global," katanya.

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan dalam festival ini sekolah dapat mengukur seberapa besar proses belajar mengajar yang telah mereka lakukan dan diujicobakan ke siswa.

"Karena dalam festival ini ada yang bersifat mata pelajaran, karakter, dan ekstra kurikuler, sekolah bisa melihat sejauh mana proses belajar mengajar dan pembinaan yang mereka lakukan dibandingkan dengan sekolah lain," tutur Irman.

Selain itu, kata dia, festival ini juga memupuk jiwa dan semangat kompetisi di kalangan pelajar yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dan persaingan di masa mendatang.

Festival Pelajar yang digelar hingga November mendatang di Mal Phinisi Point, Kota Makassar, ini melibatkan ribuan siswa.

Menurut Irman, kegiatan ini akan diikuti oleh 3.794 pelajar se-Sulsel. Para peserta terdiri dari pelajar SMA/MA 1.416 orang, SMK 1.178 orang, SMP/MTs 624 orang, dan SD/MI 408.

Ajang ini, kata dia, akan melibatkan para peserta dari Sekolah Luar Biasa baik tingkat SD, SMP, dan SMA.

"Total ada 168 orang siswa SLB yang akan ikut serta dalam kegiatan ini," ujarnya.

Ia mengatakan festival ini akan diisi sekitar 43 lomba, antara lain, Story Telling, Vocal Group, Menyanyi Solo, Band Acoustic, Lomba, Baca Puisi, Tari Berpasangan, dan Mading 3 Dimensi.

Ada pula lomba Ceramah Agama, Pidato Bahasa Inggris, Karya Ilmiah Remaja, Futsal Competition, Basket Competition, Rangkaian Kegiatan Lomba, Lomba AutoCad, Restoran Service, Tata Boga, Fashion Show, Tata Rias, Menyanyi Solo Lagu Daerah, Merakit Komputer, Video Competition.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar