Pembangunan Bendungan Kalukku Dibiayai APBN Rp216 Miliar

id bendungan kalukku, mamuju

Mamuju (Antara Sulbar) - Pembangunan bendungan irigasi persawahan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dibiayai APBN sebesar Rp216 miliar.

Pembangunannya 785 hari kalender dimulai 7 November 2017 hingga 31 Desember 2019, dan dana sebesar itu dari APBN, kata Kepala Ssatuan Kerja Nonvertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Wilayah Sungai (SNVT PJPA WS) Kalukku Karama Provinsi Sulbar, Daniel di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, untuk program tersebut sekitar 130 hektare akan dibebaskan.

"Sementara ini masih dalam proses pembebasan lahan sekitar 130 hektare untuk membangun sarana irigasi di Desa Sondoang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju," katanya.

Ia mengatakan, ketika pembebasan lahan selesai dilaksanakan maka pembangunan bendungan yang diharapkan akan mengairi sekitar 3.500 hektare lahan pertanian padi di Kecamatan Kalukku yang menjadi sentra produksi beras di Kabupaten Mamuju.

"Lahan masyarakat yang akan dibebaskan juga sementara didata, dan proyek ini rencananya akan berjalan pada bulan ini, dengan dibangunnya bendungan tersebut maka masa tanam petani akan bertambah menjadi tiga kali dalam setahun. Selain itu produktivitasnya yang mencapai 7,2 ton per hektare akan semakin meningkat sehingga akan mendorong pembangunan ekonomi daerah dan ekonomi nasional dari sektor pertanian.

Dengan proyek infrastruktur tersebut masyarakat petani juga akan semakin sejahtera karena sawah tadah hujan mereka akan diairi dengan irigasi teknis. Juga akan membuat sektor pertanian semakin maju dan akan meningkatkan suplai beras dari Sulbar ke daerah lain di Indonesia yang kekurangan pangan.

Ia berharap agar proyek tersebut dikerjakan melalui kajian teknis dengan baik sehingga masyarakat tidak terkena dampak pembangunannya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar