Pertamina: Konsumsi BBM Non Subsidi Sulawesi Meningkat

id pertamina mor vii, bbm non subsidi, joko pitoyo

GM Pertamina MOR VII (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)

Makassar (Antara Sulsel) - General Manager PT Pertamina Marketing Opearsional Regional (MOR) VII Joko Pitoyo mengatakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di wilayah Sulawesi sepanjang tahun 2017 meningkat cukup signifikan.

"Alhamdulillah secara keseluruhan di Sulawesi konsumsi BBM non subsidi meningkat cukup baik," kata Joko Pitoyo yang ditemui di Makassar, Rabu.

Ia mencontohkan konsumsi khusus produk Pertalite tahun ini sudah mencapai 34 persen dari total konsumsi BBM se-Sulawesi.

"Padahal tahun lalu persentasenya baru sekitar 10 hingga 20 persen," kata dia.

Secara keseluruhan, lanjutnya, persentase konsumsi seluruh produk BBM non subsidi sudah mencapai 40 persen.

Meningkatnya konsumsi BBM non subsidi seperti Pertalite dan Pertamax ini, menurut dia, disebabkan oleh munculnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas.

"Masyarakat mulai menyadari kalau misalnya dalam kurun waktu sebulan, akan lebih irit jika menggunakan Pertalite atau Pertamax dibandingkan dengan Premium," tuturnya.

Di samping itu, lanjutnya, dengan sosialisasi yang baik, masyarakat juga memahami bahwa penggunaan BBM non subsidi akan menjadikan mesin lebih awet.

"Karena oktannya tinggi, mesin lebih terawat," imbuhnya.

Apa lagi, kata dia, dengan menggunakan BBM non-subsidi, gas buangan kendaraan lebih ramah lingkungan.

"Manfaat-manfaat ini sudah diketahui masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat lebih memilih BBM non subsidi," pungkasnya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar