KIM Jadi Media Efektif Penyebaran Informasi

id gowa, kelompok informasi masyarakat, penyebaran informasi

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Sekertaris Daerah Kabupaten Gowa Muchlis mengatakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi media paling efektif untuk penyebaran informasi di tengah masyarakat.

"Perubahan masyarakat dan kemajuan di bidang teknologi yang serba cepat membuat arti informasi menjadi sangat penting. Informasi yang tersebar dengan cepat, efektif dan efisien menjadi hal yang sangat dibutuhkan masyarakat menghadapi berbagai persoalan," kata Sekda Gowa  dalam sambutannya diwakili Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Gowa, Arifuddin Saeni saat membuka sosialisasi KIM melalui pembinaan kelompok seni tradisional di Planet Bechkam Pallangga, Kabupaten Gowa, Kamis.

Menurutnya, meskipun perkembangan media massa sangat beragam namun belum semua masyarakat berkesempatan mengaksesnya karena sejumlah kendala antara lain alasan ekonomi, tempat tinggal dan hambatan lainnya. Masyarakatpun tidak bisa mengatasi masalahnya sendiri mereka cenderung suka berkelompok untuk saling bertukar gagasan dan solusi.

"KIM adalah kelompok yang dibentuk oleh dan dari masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan nilai tambah, karena itu semangat membentuk KIM dan mengembangkannya inilah yang terus disuarakan pemerintah sebagai mediasi efektif untuk menyalurkan informasi," ujarnya.

Selain itu, pembinaan kelompok seni tradisional adalah salah satu elemen dalam pemberdayaan KIM karena melalui seni dan budaya peran penting mereka dapat terlaksana yaitu memperlancar arus informasi.

"Saya ingin menyampaikan pada 2018 kita akan melakukan Pilgub, tensi politik diprediksi akan semakin tinggi. Karena itu, jaga stabilitas wilayah, kita jangan mudah terpancing dengan isu-isu negatif, 'black campaign' apalagi fitnah. Untuk menghindari ini semua maka media KIM sangat tepat untuk menyalurkan informasi-informasi yang menyejukkan masyarakat selain mengakses informasi dari media massa," terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Komunikasi Publik selaku panitia sosialisasi, Emy Pratiwi mengatakan KIM ini selain untuk silaturahmi dengan masyarakat juga menjadi media untuk memberikan pemahaman pentingnya KIM dalam penyebaran informasi.

Sosialisasi tersebut dihadiri 15 kelompok KIM dan enam kelompok sanggar seni tradisional di Kabupaten Gowa ini, dan menghadirkan pemateri dari Dinas Kominfo Sulsel diwakili Erlin dan budayawan Sulsel, Bahar Merdu.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar