Sulbar Dorong Peningkatan Kemitraan BPS Dengan OPD

id wagub sulbar, enny anggraeni anwar, Bps, opd

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar memukul Gong saat membuka Rapat Tekhnis Daerah, BPS dengan OPD Sulbar di Mamuju, Kamis (7/12). (FOTO/Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju (Antara Sulbar) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong peningkatkan kemitraan Badan Pusat Statistik (BPS) yang ada di daerah itu dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

"Kemitraan antara BPS dengan pemerintah daerah sangat penting terutama untuk bersama-sama menyediakan indikator terkait dengan `Sustainable Development Goals` (SDGs)," kata Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggaeni Anwar, pada rapat teknis daerah Pimpinan Badan Pusat Statistik (BPS) Se- Sulbar yang dilaksanakan di Hotel d`Maleo Mamuju, Kamis.

Wagub meminta BPS dapat meningkatkan kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat dalam melakukan pembenahan data statistik sektoral, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten.

Sebab menurut Enny, keberadaan suatu data menjadi sangat penting karena dengan data dapat menunjukkan capaian pembangunan dan memberikan arah dalam perencanaan.

Demikian pula dengan data hasil Sensus Ekonomi 2016 (SE2016), telah dijadikan oleh pemerintah daerah sebagai dasar pijakan dalam merencanakan ekonomi Sulawesi Barat lima tahun ke depan.

"Keberadaan data SE2016 dipandang sangat tepat dan strategis karena akan dijabarkan melalui visi misi dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar periode 2017-2022," terang Enny.

Secara umum, menurut Wagub, capaian pembangunan di Provinsi Sulbar sudah lebih baik, namun masih ada beberapa indikator yang berada di bawah capaian nasional. Di antaranya, kemiskinan, indeks prestasi manusia (IPM), kematian ibu dan bayi dan angka perkawinan usia dini.

"Pertumbuhan ekonomi akan lebih ditingkatkan di tahun mendatang dengan target 60-70 persen, sehingga perekonomian masyarakat dapat dibenahi," tutur Enny.

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Barat Suntono mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu bertujuan mendukung kebutuhan pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam rangka penyediaan data statistik berkualitas untuk Indonesia yang lebih baik.

Untuk membangun kapasitas pegawai lingkup BPS Sulbar, maka Suntono berharap agar seluruh peserta rapat dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik, dapat memberikan saran dan masukan untuk kemajuan BPS di masa yang akan datang.

Pada kesempatan yang sama, BPS Kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju Utara mendapatkan penghargaan kategori BPS terbaik teknis, sedangkan pada kategori BPS terbaik administrasi diserahkan kepada BPS Kabupaten Mamuju Utara dan Majene.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan OPD lingkup Sulbar, pimpinan instansi vertikal, para Kepala BPS se-Sulbar serta Perwakilan Bank Indonesia (BI) di daerah itu.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar