Sulbar Tuan Rumah Rakor Sinergitas Pengembangan SDM

id pemprov sulbar, rakor sinergitas pengembangan sdm, lan

Mamuju (Antara Sulbar) - Provinsi Sulawesi Barat menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat koordinasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang aparatur sipil negara (ASN) yang diikuti seluruh provinsi di kawasan Indonesia Timur, kecuali Papua dan Maluku Utara.

"Kami mengapresiasi dan memberi dukungan yang besar kepada Pemerintah Provinsi Sulbar yang telah melaksanakan rapat koordinasi sinergitas pengembangan SDM di bidang ASN di kawasan Indonesia Timur," kata Deputi Diklat Aparatur LAN Republik Indoneisa Muhammad Idris, di Mamuju, Sulbar, Senin.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setiabudi, Asisten Ketataprajaan Nur Alam Tahir, para Kepala BPSDM Provinsi di kawasan Timur Indonesia, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan para peserta rakor pembinaan kediklatan.

Terpilihnya Provinsi Sulbar sebagai tuan rumah, merupakan itikad bersama dari sepuluh Kepala Badan PSDM pada rakor yang berlangsung di Manado Sulawesi Utara pada 17 Desember 2016.

"Rakor itu bertujuan menciptakan para ASN yang handal dan dapat diandalkan bagi negara serta pemerintah setempat di kawasan Timur Indonesia ke depan," ucapnya.

Deputi Diklat Aparatur LAN itu berharap, kawasan Timur mampu membangun jejaring yang saling terkoneksi satu dengan yang lain, dengan harapan terciptanya kerja kolektif, kolegial dan sinergitas yang baik, demi terdongkraknya kemajuan daerah-daerah di kawasan Indonesia bagian Timur.

"Kawasan Indonesia Timur tidak boleh tertinggal jauh. Untuk tidak tertinggal jauh maka tidak bisa kita bergerak sendiri-sendiri, maka dari itu kita harus saling bersinergi," terang Idris.

Selaku lembaga khusus negara lanjutnya, pengembangan SDM Menteri Dalam Negeri, memberikan fokus bagi letak srategis Indonesia Timur, terutama permasalahan yang sangat mendesak, sehingga pada saatnya PSDM dapat menentukan produktivitas pegawai dalam birokrasi modern dalam mewujudkan tujuan serta capaian yang nyata.

"Saya atas nama pimpinan LAN RI sangat mengapresiasi kepada rekan-rekan BPSDM dan Gubernur Sulbar yang baru saja dilantik sebagai Gubernur, tapi sudah jadi tuan rumah kegiatan, begitupun dengan visinya yang maju dan `malaqbiq` atau bermartabat, sangat sejalan dengan tujuan kita bersama," jelas Idris.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengatakan tugas pemerintah adalah mengayomi dan melayani masyarakat, sehingga dibutuhkan pimpinan yang proaktif dan responsif dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat.

"Pemerintah provinsi merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat, sehingga diharapkan segala permasalahan yang ada di daerah tidak selalu harus langsung ke pusat. Sangat malulah suatu pemerintah kalau daerahnya masih tertinggal. Habis uang negara tidak ada perkembangan, maka dari itu kita harus kerja, kerja, dan kerja," tutur Ali Baal Masdar.

Menurut Gubernur, dalam mengemplementasikan sinergitas, hendaknya menyamakan persepsi pengembangan program sistem diklat berbasis kompetensi yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi aparatur.

"Kemudian, mampu mengsinergikan dan mengharmoniskan program kegiatan diklat dalam mewujudkan aparatur sipil negara yang memiliki daya saing yang handal," ujar Ali Baal Masdar.

Sedangkan, Kepala Badan SDM Sulbar, Farid Wajdi menyampaikan, rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi pengemplementasian pengembangan sistem klub konferehensif yang mampu saling bersinergi dalam mewujudkan aparatur sipil negara sesuai harapan bersama.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar