Gubernur Sulbar Minta Sarjana Mengubah Paradigma

id gubernur sulbar, ali baal masdar, wisuda, stikes fatimah

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (kiri) bersama Bupati Mamuju Habsi Wahid (kanan) saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Stikes Fatimah, di Mamuju, Selasa (12/12). (FOTO/Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju (Antara Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengajak para sarjana di daerah itu untuk mengubah paradigma dengan tidak selalu berharap meraih impian sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

"Saya mengajak agar para wisudawan tidak selalu berharap meraih impian sebagai ASN, apalagi sesuai keputusan pemerintah pusat yang meniadakan pengangkatan PNS selama lima tahun ke depan. Wisudawan merupakan langkah awal alumni dalam berkarya, maka dari itu para alumni diharapkan mampu memiliki kemampuan dan peran bagi pembangunan masyarakat dan daerah ke depan," kata Ali Baal Masdar, saat menyampaikan sambutan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Stikes Fatimah, di Mamuju Selasa.

Ia juga menyampaikan bahwa tantangan telah menunggu di masa mendatang dan hal itu tidak boleh menjadi sebuah alasan penghambat generasi muda dalam berkarya.

"Justru tantangan tersebut merupakan motivasi dalam meraih masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Terkait pendidikan Pemprov Sulbar lanjut Gubernur, telah menyediakan beasiswa bagi para sarjana jenjang S1, khususnya keguruan di bidang biologi, kimia, fisika dan matematika hingga tahap penyelesaian pendidikan.

Begitu juga untuk jenjang S2, pemerintah Provinsi Sulbar telah menyiapkan beasiswa kepada 20 orang untuk berbagai berbagai jurusan serta S3 sebanyak 15 orang.

"Kami mempunyai beasiswa untuk anak-anak yang mau kuliah S1 yang ingin menjadi guru, S2 sebanyak 20 orang di berbagai jurusan dan S3 sebanyak 15 orang. Tolong ini kita harus peduli pendidikan sampai sekarang belum ada yang merespon beasiswa itu," terang Ali Baal Masdar.

Berdasarkan laporan akademik tahun 2017, bidang pendidikan dan pengajaran SDM Stikes Sitti Fatima Mamuju sebanyak 117 orang, terdiri dari tenaga pengajar 99 dosen dan 18 tenaga staf.

Selain itu, jumlah peserta seleksi 144 orang dan jumlah mahasiswa yang aktif 367 orang, dengan lulusan tahun 2017 sebanyak 314 orang terdiri dari D3 perawatan 48 orang, D3 kebidanan 100 orang, S1 keperawatan 132 orang, Profesi Ners 82 orang.

Selama periode 2016 hingga 2017 Stikes Fatima Mamuju telah meluluskan sebanyak 4.500 sarjana.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar