
Puncak Malili didaulat desa sadar BPJS Ketenagakerjaan

Malili (Antaranews Sulsel) - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Puncak Indah Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan meluncurkan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Jumat.
Peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini ditandai penyerahan kartu kepada empat orang pekerja informal dengan profesi petani, pedagang, tukang ojek dan pelaku usaha lainnya, Jumat.
"Melalui Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, kita berharap semua tenaga kerja yang ada di desa ini baik itu petani, pedagang, tukang ojek hingga pelaku usaha lainnya bisa mendapatkan perlindungan sebagaimana tenaga kerja formal," kata Asisten Deputi Wilayah Bidang Pemasaran Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan , Zulkarnaen Nasution.
Selain itu juga dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Desa Puncak Indah Malili yang disaksikan Sekda Luwu Timur.
Menurut dia, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal diantaranya kalau terjadi kecelakaan kerja, biaya di tanggung 100 persen dan disiapkan Rumah Sakit pemerintah kamar kelas satu.
Kalau meninggal karena kecelakaan akan berikan Rp48 juta, lalu biaya pemakaman Rp3 juta, dan biaya santunan pendidikan anak Rp12 juta.
"Semua ini bisa didapatkan hanya dengan membayar iuran sebesar Rp16.800 per bulan. Masa untuk jaminan keselamatan kita tidak mau membayar Rp16.800 perbulan," jelas Zulkarnaen.
Kami berharap dukungan kebijakan dari pemerintah daerah agar semua warga bisa mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan ini," lanjutnya.
Mewakili Bupati, Sekda Luwu Timur, Bahri Suli mengharapkan agar desa lainnya juga bisa mengikuti jejak Desa Puncak Indah Malili menjadi pelopor desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal akan membawa manfaat bagi setiap pekerja yang ada didesa. Apalagi dengan iuran yang relatif terjangkau.
Oleh karena itu melalui Launching gerakan sadar desa jaminan sosial ini, kata Bahri diharapkan bisa memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya jaminan sosial untuk melindungi dan mensejahterakam pekerja dan seluruh keluarganya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
