14 BUMDes Sigi dapat tambahan modal

id bumdes sigi,tambahan modal usaha,wakil bupati sigi,paulina

Sigi (Antaranews Sulsel) - Sebanyak 14 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah mendapat tambahan modal usaha dari pemerintah pusat.

"Masing-masing BUMDes memperoleh dana Rp50 juta," kata Wakil Bupati Sigi Paulina di Sigi, Selasa.

Ia menjelaskan bantuan dana untuk BUMDes di Kabupaten Sigi berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,  dan Transmigrasi (PDTT).

Pemerintah Kabupaten Sigi berharap semua desa di daerah itu sudah memiliki BUMDes.

Dia mengaku sampai saat ini masih ada desa di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng itu, belum memiliki BUMDes.

Namun, ke depan diharapkan BUMDes bisa hadir di semua desa di Kabupaten Sigi.

Oleh karena itu, Pemkab Sigi terus mendorong pembentukan BUMdes di setiap desa karena akan membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Rata-rata desa yang telah memiliki BUMDes di Kabupaten Sigi telah banyak memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Dengan adanya BUMDes, katanya, paling tidak berbagai kebutuhan masyarakat bisa diperoleh secara mudah dan murah. Sebaliknya, BUMDes juga bisa menampung berbagai hasil produksi petani.

"Jadi, para petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panen mereka karena ada BUMDes yang bisa menjadi pangsa pasar di desa," katanya.

Melalui peranan BUMDes, katanya, para petani bisa terlepas dari para tengkulak yang selama ini hanya mencari keuntungan dan lebih banyak merugikan petani di daerah itu.

Oleh karena itu, Wabup Paulina mengingatkan para pengurus BUMDes yang selama ini telah memperoleh bantuan dana untuk modal usaha dapat menggunakan dana tersebut dengan benar sesuai yang diharapkan pemerintah.

"Saya berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan bagi pengembangan dan perluasan jenis usaha sehingga usaha semakin berkembang dan perekonomian masyarakat juga meningkat," kata Wabup Paulina.

Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar