Kapolda Sulbar: Sukseskan Pilkada Serentak

id Sulbar, Kapolda, Pilkada serentak

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar (ANTARA Foto/Akbar Tado/)

Mamuju (Antaranews Sulbar) - Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Polisi Baharudin Djafar mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam mensukseskan pesta demokrasi, yakni pemilihan kepala daerah serentak di dua kabupaten di daerah itu.

"Pililah calon terbaik menurut hati nurani kita. In Syaa Allah akan melahirkan pemimpin yang jujur dan adil serta mampu membangun daerah menjadi lebih baik," kata Baharudin Djafar, di Mamuju, Jumat.

Kapolda juga meminta masyarakat di daerah itu agar berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan dan mengganggu kamtibmas di daerah itu.

Pada pemilihan kepala daerah serentak 2018, dua kabupaten di Provinsi Sulbar, yakni Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati.

"Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh isu yang dapat mengganggu kamtibmas dan memecah belah persatuan. Tentunya, kehidupan yang tenteram adalah idaman setiap individu," ucap Baharudin Djafar.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan bahwa semua agama tidak pernah membenarkan, jika hanya karena pemilihan kepala daerah silaturahimi jadi terputus.

"Untuk itu, mari kita tetap jaga dan junjung tinggi tali silaturahim. Pilihan boleh beda tetapi harus tetap saling menghormati. Mari jaga persatuan dan kesatuan, jangan mau daerah Sulbar seperti ladang perang hanya karena beda pilihan dalam berpolitik," pintanya.

Kapolda juga mengharapkan agar empat pilar yang telah dibentuk, yakni Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Da`i Kamtibmas harus terus bersatu menjaga keharmonisan dan kekompakan agar tetap aman dan kondusif sampai ke tingkatan paling bawah sehingga proses pesta demokrasi di daerah itu dapat berlangsung sesuai dengan harapan bersama.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Polisi Mashura juga mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah serentak hendaknya dijadikan proses dan mekanisme politik yang demokratis dan bermartabat dalam memilih sosok pimpinan daerah.

"Hendaknya seluruh masyarakat memilih calon pemimpin yang terbaik dan dapat menjadi suri teladan dalam kehidupan bangsa dan bernegara," ujar Mashura.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar