Logo Header Antaranews Makassar

Penyaluran kredit pertanian program TPKAD lampaui target

Rabu, 31 Januari 2018 12:19 WIB
Image Print
Ilustrasi-sektor pertanian (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Zulmi mengatakan penyaluran kredit sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang bekerja sama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mampu melampaui target yang diharapkan.

"Realisasinya mencapai Rp3,26 triliun, melampaui target Rp2,4 triliun sebagaimana arahan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada awal tahun 2017 lalu," kata Zulmi di Makassar, Rabu.

Penyaluran kredit ini, kata dia, direalisasikan oleh empat bank. yaitu Bank Sulselbar, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri bekerja sama dengan partner TPAKD.

"Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan TPAKD untuk percepatan akses keuangan pada pelaku usaha di sektor unggulan daerah, terutama di sektor pertanian arti luas, termasuk perikanan dan industri pengolahan," tuturnya.

Dengan keberhasilan program TPAKD tersebut, kata dia, penyaluran kredit industri perbankan pada sektor pertanian dan sektor perikanan berhasil tumbuh sangat tinggi, masing-masing 32,22 persen dan 38,87 persen.

"Tertinggi setelah penyaluran kredit di sektor perantara keuangan 45,39 persen," imbuhnya.

Dalam pelaksanaan program TPAKD tersebut, telah dikembangkan program pembiayaan klaster UMKM nelayan di Desa Boddia, Kabupaten Takalar sebagai pilot project, dengan memfasilitasi kerja sama antara PT Bank Sulselbar dan PT Jamkrida Sulawesi Selatan dengan perusahaan inti PT Boddia Jaya yang bertindak sebagai mitra pemasaran dan analist kredit nelayan.

"Dalam program ini diberikan skim kredit berbunga murah delapan persen tanpa agunan tambahan," ucapnya.

Realisasi kredit pada klaster UMKM ini telah mencapai Rp13,55 miliar kepada 271 nelayan.

"Kita berharap ke depan program ini dapat diperluas ke daerah lain," pungkasnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026