Finisia production perkenalkan film

id finisia production,halo makassar,film ,launching trailer dan poster

Kru film Halo Makassar saat launching official trailer dan poster di Makassar, Jumat (2/2). (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Rumah produksi Finisia Production kembali memperkenalkan film terbarunya yang tetap menghadirkan genre lokal yang berjudul "Halo Makassar".

Produses film Halo Makassar, Amril Nuryan pada peluncuran film dan poster di Makassar, Jumat, mengatakan, film kedua yang akan tayang diseluruh bioskop XXI di Indonesia itu akan segera tayang pada April 2018.

"Hari ini kita launching official trailler dan poster agar masyarakat tahu jika film baru dengan kondisi kekinian akan tayang tidak lama lagi di bioskop," ujarnya.

Amril menjelaskan sedikit tentang film Halo Makassar itu yang mengaku jika dalam film akan mengangkat realita-realita metropolitan kota Makassar dan di balut drama komedi romantis.

Dia mengatakan, sineas-sineas asal Makassar selama beberapa tahun terakhir ini cukup sukses dalam industri perfilman, meskipun mayoritas film mengangkat tentang adat dan budaya.

Namun dalam film garapannya yang kedua ini, dirinya mencoba untuk keluar dari genre tersebut dan mencoba mengeksplorasi tentang potensi cerita di zaman sekarang ini.

"Film ini akan ditujukan untuk segala kalangan masyarakat. Kita coba keluar dari cerita-cerita yang sebelumnya banyak menghiasi layar Indonesia dengan cerita adat dan budaya. Film ini bercerita tentang zaman sekarang dengan realita-realita anak kota jaman sekarang," katanya.

Amril juga mengaku tidak ingin membocorkan tanggal penayangannya. Ia bersama dengan kru film Halo Makassar ingin memberikan gebrakan baru bagi penikmat film di Makassar.

Sementara itu, sutradara Film Halo Makassar, Ihdar Nur mengatakan, film genre komedi masih menjadi pilihan utama karena melihat kecenderungan masyarakat untuk cerita-cerita komedi.

"Hasil survei pasar yang dilakukan terhadap genre film yang diminati oleh masyarakat, film komedi masih memiliki banyak peminat. Perbedaan film ini dengan film `Uang Panai` (adat dan budata) memiliki keseimbangan porsi antara komedi dan romansa," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar