Logo Header Antaranews Makassar

Pekerja Magang Dominasi Penukaran Uang Asing

Sabtu, 31 Oktober 2009 08:13 WIB
Image Print

Kendari (ANTARA Sulsel) - Pekerja magang asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bekerja di Jepang mendominasi penukaran uang asing yang ada di daerah ini, meskipun jumlahnya tidak sebesar dengan daerah lain yang lebih maju.

Pimpinan Cabang PT Haji La Tunrung Star Group Kendari, Hafsah di Kendari Sabtu mengatakan, sebenarnya bisnis penukaran uang di Kendari dan Sultra umumnya terbilang biasa-biasa saja, namun dengan adanya para pekerja magang yang sebagian besar bekerja di Jepang, bisnis penukaran uang menjadi menjanjikan.

"Ada beberapa kelompok pelanggan kita yakni pekerja magang, masyarakat umum seperti pejabat dan pengusaha, serta orang asing," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pekerja magang ini sebenarnya tidak setiap hari datang menukarkan uangnya tapi dalam bulan-bulan tertentu seperti pada Juli dan Agustus lalu. Total yang ditukarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

"Normalnya, nominal penukaran uang berkisar antara Rp50-100 juta dalam sehari. Meskipun jumlahnya besar, namun jumlah nasabah yang menukarkan sedikit yang hanya belasan orang saja dalam sehari,? jelas Hafsah.

Yang cukup unik, kata Hafsah, adanya pelanggan khusus yang berasal dari pedagang pakaian bekas dari luar negeri yang dikenal dengan pakaian "cap karung(cakar)".

Menurut Hafsah, para pedagang atau pun pengguna pakaian cakar ini secara rutin mendatangi kantornya untuk menukarkan mata uang yang mereka temukan di saku-saku pakaian bekas tersebut.

Sultra merupakan sentra perdagangan pakaian bekas yang kebanyakan berasal dari Taiwan ata Hongkong, bahkan di Kabupaten Wakatobi, terdapat pusat perbelanjaan pakaian bekas yang terlengkap di seantero Sultra.

"Pakaian bekas dibawa oleh pedagang-pedagang antarpulau asal Wakatobi," ujarnya.

Hafsah melanjutkan, sedangkan penukar uang dari kalangan warga asing, jumlahnya tidak seberapa karena daerah tujuan mereka memang bukan Kendari tapi daerah-daerah lain kawasan wisata seperti Wakatobi ataupun Baubau.

PT Haji La Tunrung Star Group merupakan satu-satunya perusahaan penukaran mata uang yang ada di Sultra dan baru beroperasi selama beberapa bulan.

(T.PSO-109/L004)