wagub Sulbar apresiasi TNI kembangkan padi

id Sulbar, wagub,Enny Angreny Anwar, TNI

Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni Anwar (Foto istimewa)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni Anwar mengapresiasi prajurit TNI yang telah berperan membantu kelompok tani (Poktan) mengembangkan tanaman padi yang ada di wilayah Sulbar.

"Kehadiran pihak TNI dalam pendampingan kelompok tani secara maksimal sangat strategis untuk mendukung program swasembada pangan, dan kami sangat berterima kasih," kata wagub Sulbar saat menggelar panen padi di kawasan persawahan Kelurahan Sinyonyoi Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, Sabtu.

Acara panen padi itu dihadiri Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto, DAA Paban IV Komsos/Mabesad Letkol Inf Endar, mantan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian Rita Mezu, dan difasilitasi Poktan "Sikasayangan".

Wagub minta seluruh masyarakat agar lebih giat bekerja demi meningkatkan kesejahteraan daerah Mamuju dan Provinsi Sulbar melalui program pengembangan tanaman padi.

Sementara itu Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto memberikan bantuan kepada seluruh poktan berupa uang tunai, bibit dan pupuk secara gratis serta akses pemasaran hasil panen.

"Saya berikan bantuan kepada Poktan Sikasayangan lewat Dandim Mamuju berupa uang sebesar Rp30 juta, dan untuk seluruh poktan, sisanya kami akan transfer sebesar Rp160 juta. Kemudian kami sampaikan apabila ada yang mau menanam jagung dan kedelai, akan diberikan bantuan bibit dan pupuk secara gratis," katanya.

Gatot juga memberikan bantuan rompi upsus kepada Danramil dan Babinsa yang dinilai proaktif dalam pendampingan petani di daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihak Kementerian Pertanian akan mengundang Ketua Poktan Sikasayangan, Dandim Mamuju dan Babinsa Sinyonyoi untuk membahas program pengembangan pertanian padi di Provinsi Sulbar.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar