PSM siap berlaga di Piala Indonesia

id psm,andi widya syadzwina,media officer,siap berlaga di piala indoenesia

Liga Indonesia (Istimewa)

PSM telah mengirimkan konfirmasi ke PSSI terkait persetujuan keikutsertaan kami berlaga di Piala Indonesia
Makassar (Antaranews Sulsel)- Manajemen Perseroan Terbatas Persaudaraan Sepakbola Makassar yang menaungi tim "Juku Eja" menyatakan kesiapannya ambil bagian dalam penyelenggaraan kompetisi Piala Indonesia musim 2018.

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina dikonfirmasi dari Makassar, Minggu, mengatakan sudah mengirimkan surat balasan kepada induk olahraga sepak bola Indonesia yakni PSSI terhadap keseriusannya pada ajang tersebut.

"PSM telah mengirimkan konfirmasi ke PSSI terkait persetujuan keikutsertaan kami berlaga di Piala Indonesia," katanya.

PSSI memang kembali mengagendakan untuk kembali mengulirkan kompetisi yang diikuti tim dari berbagai divisi atau tingkatan itu pada tahun ini.

Pihaknya juga tentu siap dengan segala konsekuensi termasuk dalam mempersiapkan dua tim karena jadwal pertandingannya terkadang hampir bersaman dengan jadwal Liga 1 yang menjadi kompetisi kasta tertinggi di tanah air.

Terkait sejauh mana keseriusan tim kebanggaan masyarakat Makassar itu di Piala Indonesia, tentu masih akan melihat perkembangan kedepan.

Sebelumnya, Pelatih PSM Robert Rene Alberts mengatakan keterlibatan tim "Juku Eja" di turnamen pra-musim Piala Presiden 2018 hanya menjalankan kewajiban dna bukan menjadi fokus utama untuk dimenangkan.

"Sekali lagi, turnamen Presiden Cup tidak pernah ada dalam rencana (pra-musim) kita. Jadi kita berpartisipasi karena itikad baik dan memang karena sebuah kewajiban," katanya.

Ia menjelaskan, persiapan akan lambat berkembang khususnya dimasa pra-musim jika langsung berkompetisi secara kompetifif di Piala Presiden.

Pelatih asal Belanda itu mengisahkan, pada pelaksanaan Piala Presiden 2017, yang masuk tiga tim teratas itu masing-masing Arema, Pusamania Borneo FC (PBFC) dan Semen Padang.

Namun kondisi itu justru berbanding terbalik dengan pencapaian ketiga tim itu saat tampil di kompetisi resmi Liga 1. PBFC dan Arema harus puas dipapan tengah sementara Semen Padang justru harus menelan pil pahit setelah terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi di Indonesia tersebut.

Sebaliknya kondisi berbeda didapatkan tiga tiga yakni PSM Makassar, Bhayangkara FC dan Bali United.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar