Tari Pattennung HUT Barru pecahkan rekor MuRI

id hut ke-58 barru,tari pattennung,rekor muri

Ribuan penari mementaskan tari Pattennung pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Kabupaten Barru di Barru, Sulawesi Selatan, Selasa (20/2). )ANTARA FOTO/Nurhaya J Panga)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Tari Pattennung yang dipentaskan oleh 3.058 penari pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kabupaten Barru berhasil memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Dunia-Indonesia.

"Tim MURI sudah melakukan verifikasi sejak Selasa pagi, baik dari segi jumlah penari dan teknis pelaksanaan dan hasilnya penampilan Tari Pattennung berhasil memecahkan rekor dunia," kata Manager MuRI Triyono sebelum menyerahkan piagam penghargaan pemecahan rekor tersebut, pada peringatan HUT ke-58 Kabupaten Barru, di Barru, Selasa.

Ia berharap pemecahan rekor MURI menjadi momentum agar kesenian budaya lokal di Kabupaten Barru dapat terus berkembang.

"Tari Pattenung ini menjadi kekayaan kebudayaan Kabupaten Barru yang harus dilestarikan," ucapnya.

Tari Pattennung merupakan tari tradisional dari Sulawesi Selatan. Tari Patenung menceritakan tentang kegiatan wanita-wanita asal Sulawesi Selatan yang sedang menenun.

Tarian tersebut menunjukkan kesabaran dan ketekunan serta bagaimana gigihnya para perempuan Sulawesi Selatan yang menenun benang menjadi kain.

Ribuan penari terdiri dari siswi-siswi SMPN dan SMAN se-Kabupaten Barru yang mengenakan baju bodo, pakaian khas tradisional Sulsel.

Para penari bertelanjang kaki, tersebar di seluruh penjuru Taman Colliq Pujie, Alun-alun Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru. Mereka menari diiringi alunan musik gendang tradisional Bugis Makassar.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar