Kapenrem mamuju: tni tertibkan tengkulak di Enrekang

id Sulbar, Mamuju, Kasrem, tengkulak

Kasrem 142 Taroada Tarogau Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Letnan Kolonel Infanteri Aries Dwiyanto (dua kanan) saat menertibkan tengkulak di Kabupaten Enrekang (Foto / Istimewa)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 142 Taroada Tarogau Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat  Mayor Infanteri Haryo Mustoko mengatakan aparat TNI di Kodim 1419 kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan telah menertibkan tenkulak yang merugikan petani.

"Dandim 1419 Enrekang yang masih dibawah Korem 142 telah melakukan kegiatan serab gabah (Sergap) di Desa Salo Dua dan Patandon Salu Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang, dipimpin langsung Kasrem 142/Tatag Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Aries Dwiyanto," kata Haryo Mustoko di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut, tim Sergab TNI Kodim Kabupaten Enrekang melakukan penertiban terhadap para tengkulak yang melakukan kecurangan-kecurangan terhadap petani dan mitra Bulog.

"Tim Sergab kemudian menemukan adanya kegiatan para tengkulak dari luar wilayah Enrekang yang mengurangi timbangan sekitar lima kilogram gabah dalam setiap karung gabah yang berisi 100 kg, para tengkulak berpura-pura membeli dengan harga tinggi namun kenyataannya mereka mencuri lima kilogramdari setiap karung gabah yg dibeli.

Selain itu para tengkulak juga tidak membawa dan menjual berasnya ke Bulog namun dibawa dan dijual ke luar daerah seperti Ambon, Kalimantan dan Jawa.

Menurut dia, setelah dilakukan penertiban dan pertemuan dicapai kesepakatan dengan para petani dan pembeli serta mitra Bulog antara lain Para Pembeli dari luar wilayah Enrekang yakni ditetapkan harus memiliki surat rekomendasi dari Bulog dan Kodim dari daerah mereka bila ingin membeli gabah di wilayah Enrekang.

"Para pembeli akan membawa dan menjual gabah ke Bulog yang ada di wilayah masing-masing sesuai rekomendasi, harga pembelian gabah sesuai dengan kesepakatan dengan petani, pembeli dan mitra Bulog dengan kesepakatan ini," katanya.

Ia menyampaikan gabah yang dipanen akan dibagi jumlahnya ke masing-masing pihak pembeli dan bila masih ditemukan adanya kecurangan dalam penimbangan akan diproses sesuai dengan hukum dan aturan yg berlaku.

Dandim menyampaikan kepada para pembeli dan petani bahwa mereka harus memiliki rasa nasionalisme dalam bekerja sehingga akan timbul semangat kebersamaan untuk membangun wilayah dan negaranya.

"Praktek-praktek curang kepada petani tidak dibenarkan karena akan berdampak kerugian untuk para petani, kita semua harus dan wajib membantu Bulog untuk mengisi gudang-gudangnya sehingga ke depan Bulog dapat melakukan operasi pasar dan mencegah terjadinya impor beras yang ujungnya akan menurunkan harga gabah dan beras sehingga petani yang akan dirugikan," katanya.

Ia meminta agar jangan ada yang tergiur keuntungan sesaat yang ditawarkan oleh para spekulan dan tengkulak. dan Bulog adalah mitra petani saat dalam kondisi susah dan senang.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar